VALIDASI QTL DAN APLIKASINYA UNTUK PERBAIKAN SIFAT TOLERAN KERACUNAN Al PADA PADI (Oryza sativa L.)

  • Kesia Yohana unj
  • Adisyahputra Adisyahputra Program Studi Biologi FMIPA Universitas Negeri Jakarta
  • Kurniawan Rudi Trijatmiko Laboratorium Biomolekular, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian
Keywords: padi, Quantitative Trait Loci (QTL), toleran alumunium

Abstract

ABSTRAK

 

Membuka lahan pertanian baru pada lahan marginal yang merupakan tanah asam adalah salah satu solusi dalam peningkatan produksi beras. Kendala yang dihadapi pada solusi tersebut adalah tanah asam mengandung alumunium terlarut yang dapat meracuni tanaman. Tindakan efektif agar padi tetap dapat diproduksi pada tanah asam adalah dengan penyilangan galur padi yang bersifat toleran yaitu Cabacu dengan padi bersifat peka yaitu IR64 sehingga menghasilkan populasi galur toleran Al. Penelitian ini bertujuan untuk validasi Quantitative Trait Loci (QTL) toleran Al pada galur padi hasil penyilangan Cabacu dengan IR64 pada generasi F7. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan menguji fenotipik menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dan deskriptif dengan analisis data secara kualitatif menjelaskan hasil isolasi DNA. Data hasil pengamatan fenotipe diolah dengan program SPSS versi 16 untuk melihat sebaran data dan dilakukan uji normalitas menggunakan Uji Shapiro-Wilk. Dilakuan juga uji T untuk melihat keterpautan fenotipe dan genotipe. Hasil penelitian yaitu analisis uji fenotipe menunjukan bawa data distribusi secara normal. Sedangkan analisis marka tunggal menunjukan bahwa sifat toleran alumunium terletak pada kromosom 1 (RM5)

 

 

Kata kunci: padi, Quantitative Trait Loci (QTL), toleran alumunium

Published
2018-07-28
How to Cite
Yohana, K., Adisyahputra, A., & Trijatmiko, K. (2018, July 28). VALIDASI QTL DAN APLIKASINYA UNTUK PERBAIKAN SIFAT TOLERAN KERACUNAN Al PADA PADI (Oryza sativa L.). Bioma, 14(1), 37 - 48. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/Bioma14(1).5
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)