HUBUNGAN KEKERABATAN FENETIK KULTIVAR KRISAN (Chrysanthemum morifolium Ramat.) DI PAKEM, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BERDASARKAN KARAKTER ANATOMIS DAUN DAN BATANG

  • Farizka Diatrinari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  • Purnomo Purnomo Laboratorium Sistematika Tumbuhan, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Abstract

Krisan (Chrysanthemum morifolium Ramat.) merupakan salah satu tumbuhan anggota famili Asteraceae yang biasa dibudidayakan dan digunakan untuk dekorasi, makanan dan minuman, dan obat-obatan. Menurut Balai Penelitian Tanaman Hias, sejak tahun 1998 sampai 2014 sudah terdapat 70 kultivar krisan yang telah dibudidayakan di Indonesia. Variabilitas yang tinggi tersebut menyebabkan perbedaan morfologis dan anatomis antara satu kultivar krisan dengan kultivar yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan fenetik kultivar krisan di Pakem, DIY, sebagai langkah awal dalam pemuliaan tanaman. Sampel yang dikoleksi adalah daun dan batang untuk dibuat preparat melintang, kemudian dikarakterisasi untuk analisis kluster dengan metode UPGMA (Unweight Pair-Group Average). Hubungan kekerabatan fenetik ditunjukkan dalam dendrogram dan didukung PCA (Principal Component Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kekerabatan fenetik kultivar krisan berdasarkan anatomis daun dan batang adalah berkerabat dekat.

Published
2020-03-10
How to Cite
Diatrinari, F., & Purnomo, P. (2020). HUBUNGAN KEKERABATAN FENETIK KULTIVAR KRISAN (Chrysanthemum morifolium Ramat.) DI PAKEM, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BERDASARKAN KARAKTER ANATOMIS DAUN DAN BATANG. Bioma, 15(1), 21 - 26. https://doi.org/10.21009/Bioma15(1).3
Section
Articles