##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Ruliando Hasea Purba

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Nilai Ambilan Oksigen Maksimal pada atlet sepakbola junior laki-laki di Universitas Negeri Jakarta. Ambilan oksigen maksimal (VO2maks) merupakan salah satu komponen penting dalam dunia olahraga, VO2maks merupakan komponen vital dalam keberhasilan mencapai prestasi puncak. VO2maks juga merupakan alat ukur seorang atlet, berapa besar daya tahan tubuh yang dimiliki seorang atlet tersebut. Uji latih ini akan menunjukan proses dan hasil dari uji latih laboratorium dan Bleep Test.  Penelitian ini menggunakan metode survei. Dalam uji latih ini akan menggunakan subjek yaitu atlet terlatih dari cabang olahraga sepak bola. Dalam penelitian ini atlet terlatih akan diseleksi sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Atlet yang terpilih akan mengisi formulir berupa biodata atlet, serta mulai diukur tinggi badan dan berat badannya. Setelah itu dilanjutkan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas di laboratorium Universitas Negeri Jakarta.  Setelah melakukan tes laboratorium atlet terlatih menjalankan Bleep Test terdapat perbedaan Rata-rata pada Denyut Nadi Maksimal (HRmaks) dan Ambilan Oksigen Maksimal (VO2maks) pada Treadmill dengan pada Bleep Test. HRmaks pada Treadmill didapat rata-rata sebesar 189.36, HRmax pada Bleeptest didapat rata-rata sebesar 191.64. VO2maks pada Treadmill didapat rata-rata sebesar 48,47 dan VO2maks pada Bleeptest didapat rata-rata sebesar 44.62.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Section
Articles