Paradigma Konseling Berperspektif Gender Pada Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga

  • Sigit Sanyata

Abstract

Persoalan bias gender menimbulkan berbagai permasalahan, seperti marginalisasi, subordinasi, stereotip, beban kerja, dan kekerasan. Pergeseran paradigma dalam konseling yang semula berorientasi pada intrapsikis bergeser ke arah ekstrapsikis yang akan mempengaruhi keadaan emosional dan phisik lebih baik, membawa implikasi mendasar pada pelaksanaan konseling. Artikel ini melakukan kajian pandangan gender, khususnya feminis, pada kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Published
2017-06-30
How to Cite
SANYATA, Sigit. Paradigma Konseling Berperspektif Gender Pada Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga. INSIGHT: JURNAL BIMBINGAN KONSELING, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 60 - 71, june 2017. ISSN 2252-9055. Available at: <http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/insight/article/view/3178>. Date accessed: 19 sep. 2017. doi: https://doi.org/10.21009/INSIGHT.061.06.
Citation Formats