ENVIRONMENTAL SENSITIVITY DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERILAKU PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL PADA ANAK USIA DINI MASYARAKAT SUKU SASAK

  • NADIROH NADIROH Universitas Negeri Jakarta
  • RIZKI ANANDA Universitas Negeri Jakarta

Abstract

Abstract: Previous research said that environmental sensitivity in students and adult give effect to forming citizenship behavior. The purpose of this research is to know the relationship between environmental education and local wisdom that is taught to the children in shaping the environmental sensitivity of sasak tribe of Desa Sasak Ende Lombok West Nusa Tenggara. The research was conducted quantitatively by using questionnaires to 10 respondents representing 30 heads of households. Based on the results obtained Pearson r-value of 0.868 with Sig. (2-tailed) of 0.001 or less than 0.05 It shows that there is a positive relationship between environmental sensitivity and the local wisdom behavior of early childhood

Keywords: environmental sensitivity, local wisdom, sasak tribe, early childhood.

Abstrak: Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa environmental sensitivity pada peserta didik dan orang dewasa berperan dalam pembentukan perilaku bijak terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antaraenvironmental sensitivity dengan perilaku pelestarian kearifan lokal pada anak usia dini yang diajarkan di keluargamasyarakat suku sasak Desa Sasak Ende Lombok Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan kuesioner terhadap 10 responden yang mewakili 30 keluarga. Berdasarkan hasil diperoleh nilai r Pearson sebesar 0,868 dengan Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 atau kurang dari 0,05 sehingga ada hubungan positif antaraenvironmental sensitivity dengan perilaku pelestarian kearifan lokal pada anak usia dini.

Keywords: environmetantal sensitivity, kearifan lokal, suku sasak, anak usia dini

Published
2017-11-30