PENGARUH MASKER MENTIMUN TERHADAP PENGURANGAN HIPERPIGMENTASI PADA KULIT WAJAH

  • Masyita Nurul Fajarini

Abstract

Abstract


This research is aimed to identify the influence of the use of cucumber mask toward hyperpigmentation decreasing on the face’s skin. Samples were taken by purposive sampling with certain conditions, namely women aged 17-25 years old, and have hyperpigmentation caused by acne on their face. Samples taken as many as 10 facial skin, which is divided into two groups, 5 get cucumber mask treatment and the rest get yam mask treatment. The samples treated as much as 8 times for 1 month.


The cucumber mask was made by grating cleaned and fresh cucumber and then applied to the cleaned samples’ face for 10-15 minutes. The results shows that cucumber has vitamin C andphosfor which can reduce Hyperpigmentation on the face’s skin.


Before and after the treatment, the hyperpigmentation on the face’s skin were measured by using Skin Pigmentation Analyzer. In addition, tcount>ttable that is 9,375 > 1,86; then the H is accepted and Ho is rejected in the significant level of 0,05 and the dk is 8. Influences in the use of cucumber mask toward the hyperpigmentation decreasing on the face’s skin.


Keywords: Cucumber Mask, Decreasing Hyperpigmentation, Natural Mask


Abstrak


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masker mentimun terhadap pengurangan flek-flek hitam pada kulit wajah. Sampel diambil dengan cara purposive sampling dengan syarat tertentu yaitu wanita usia 17-25 tahun dan memiliki flek hitam ringan dengan bekas jerawat ringan. Sampel diambil sebanyak 10 kulit wajah, yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 kulit wajah mendapatkan perlakuan masker mentimun, dan 5 kulit wajah mendapatkan perlakuan masker bengkuang. Seluruh sampel mendapatkan perlakuan sebanyak 8 kali selama 1 bulan.


Masker mentimun dibuat dengan cara memarut buah mentimun segar yang telah dicuci bersih kemudian hasil parutan diaplikasikan pada wajah sampel yang telah dibersihkan. Masker mentimun diaplikasikan pada wajah selama 10-15 menit. Hasil penelitian menunjukkan pada masker mentimun terdapat vitamin C dan fosfor yang dapat membantu memudarkan hiperpigmentasi pada kulit wajah.


Sebelum dan sesudah perlakuan, flek-flek hitam pada kulit wajah sampel diperiksa dengan menggunakan Skin Pigmentation Analyzer. Hasil perhitungan terhadap uji hipotesi menunjukkan thitung > ttabel yaitu 9,375 > 1,86, maka Hi diterima dan Ho ditolak pada taraf signifikasi 0,05 dengan dk adalah 8. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan masker mentimun berpengaruh mengurangi flek-flek hitam pada wajah.


Kata Kunci: Masker Mentimun, Pengurangan Hiperpigmentasi, Masker Alami

Published
2017-05-22
How to Cite
NURUL FAJARINI, Masyita. PENGARUH MASKER MENTIMUN TERHADAP PENGURANGAN HIPERPIGMENTASI PADA KULIT WAJAH. JTR-Jurnal Tata Rias, [S.l.], v. 8, n. 8, p. 9 - 14, may 2017. ISSN 2303-2391. Available at: <http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jtr/article/view/1996>. Date accessed: 26 sep. 2017.
Citation Formats