Kearifan Mengatur Lingkungan Permukiman di Kampung Naga

  • M Nuriman Thoha Universitas Negeri Jakarta
Keywords: harmoni, lokasi, kearifan lokal

Abstract

Budaya bermukim pada awalnya didasarkan suatu proses adaptasi manusia dengan lingkungannya melalui prinsip-prinsip harmoni. Penentuan dan pengaturan lingkungan ini dalam ideologi harmoni selalu dijaga sehingga terdapat keseimbangan ekologis. Pengetahuan mengenai lokasi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan keberadaan permukiman. Dalam teori permukiman faktor tersebut tidak hanya menyangkut aksesbilitas namun juga menyangkut nilai ruang baik secara fisik, fungsional maupun transendental. Paper ini mengeksplorasi kearifan lokal masyarakat kampung Naga serta faktor-faktor yang berpengaruh dalam memilih lokasi serta upaya menyiasati keterbatasan dan kekayaan lingkungan permukiman mereka. Dari hasil pembahasan diketahui bahwa masyarakat setempat tidak saja memiliki pengetahuan untuk hidup harmoni dengan lingkungan yang ada pada lokasi tersebut namun juga kreatifitas meningkatkan daya dukungnya. Pengetahuan yang berdasar dari kearifan lokal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan permukiman perkotaan yang ramah lingkungan.

Published
2010-04-05