KARAKTERISASI SENSOR PH TANAH DAN SENSOR KONDUKTIVITAS PADA RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN KUALITAS TANAH

  • Annis Shella Nur’islamia
  • Widyaningrum Indrasari
  • Esmar Budi

Abstract

Tanah merupakan media alami yang diperlukan untuk kegiatan bercocok tanam. Tanaman akan tumbuh dengan baik apabila tanahnya subur. Tanah yang subur adalah tanah yang mempunyai struktur gembur remah, memiliki pH 6.5-7.5 dan memiliki toleransi salinitas 0-8000 µS/cm. Untuk mengetahui kualitas tanah yang memenuhi kriteria di atas maka pada penelitian ini telah dikarakterisasi sensor pH tanah dan sensor konduktivitas. Sensor pH tanah berfungsi sebagai pendeteksi pH sedangkan sensor konduktivitas sebagai pendeteksi salinitas, kedua sensor tersebut merupakan bagian dari sistem pengukuran kualitas tanah. Hasil karakterisasi sensor menunjukan bahwa sensor pH memiliki sensitivitas sebesar -20.114 mV/pH dengan kesalahan relatif maksimum 2.16% dan sensor konduktivitas memiliki sensitivitas sebesar 0.0431 mVcm/µS dengan kesalahan relatif maksimum sebesar 6.78%.

 

Soil is a natural medium needed to farming activities. Plants will grow well in the fertile soil. Fertile soil has a loose structure, has a pH of 6.5-7.5 and has a salinity tolerance of 0-8000 µS/cm. To find out the quality of soil that has, this research has characterized soil pH sensor and conductivity sensor. Soil pH sensor as a detector of pH meanwhile conductivity sensor as a detector of salinity, both sensors are part of the soil quality measurement system. The results of sensor characterization show that the pH sensor has a sensitivity of -20.114 mV/pH and the maximum relative error of 2.16% meanwhile the conductivity sensor has a sensitivity of 0.0431 mVcm/µS and the maximum relative error of 6.78%.

References

Prabowo dkk, R. 2018. Analisis Tanah Sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Lahan Budidaya Pertanian di Kota Semarang. Semarang : Universitas Wahid Hasyim.

Martin dkk, J. 2015. Kendali pH Dan Kelembaban Tanah Berbasis Logika Fuzzy Menggunakan Mikrokontroller (Arrangement Ph And Humidity Of Soil Based On Fuzzy Logic Using Microcontroller). Bandung : Universitas Telkom.

Mulyana ddk, A. 2015. Alat Ukur Parameter Tanah dan Lingkungan Berbasis Smartphone Android. Bandung : Scientific Journal of Informatics Vol.2 No.2

Sari, Z. A. K., Permana, H., & Indrasari, W. (2017). Karakterisasi Sensor Photodioda, DS18B20, dan Konduktivitas pada Rancang Bangun Sistem Deteksi Kekeruhan dan Jumlah Zat Padat Terlarut dalam Air. Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 2(2), 149-156.

Fraden, J. 2003. Handbook of Modern Sensor : Physics, Designs, and Applications. California : Advanced Monitors Corporation.

McCauley, A. 2011. Plant Nutrient Functions and Deficiency Symptoms. Nutrient Management Module No.9. Montana State University. Bozeman

Forkutsa, I. 2014. Use of Electrical Conductivity Instead of Soluble Salts for Soil Salinity Monitoring in Central Asia Use of electrical conductivity instead of soluble salts for soil salinity monitoring in Central Asia, (April). doi: 10.1023/A.

Published
2019-12-31
How to Cite
Nur’islamia, A. S., Indrasari, W., & Budi, E. (2019). KARAKTERISASI SENSOR PH TANAH DAN SENSOR KONDUKTIVITAS PADA RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN KUALITAS TANAH. PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL), 8, SNF2019-PA. https://doi.org/10.21009/03.SNF2019.02.PA.18