PERLAMBATAN LAJU PENGENDAPAN SILIKA DENGAN MEMANFAATKAN ASAM KUAT SEBAGAI ANTI-KATALISATOR POLIMERISASI

  • Naufal Nandaliarasyad Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran. Jl. Raya Bandung – Sumedang Km.21 , Jatinangor, Sumedang, Indonesia
  • Moch. Aril Indra Permana Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran. Jl. Raya Bandung – Sumedang Km.21 , Jatinangor, Sumedang, Indonesia
  • Ahmad Qosam Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran. Jl. Raya Bandung – Sumedang Km.21 , Jatinangor, Sumedang, Indonesia
  • Mutiara Nawansari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran. Jl. Raya Bandung – Sumedang Km.21 , Jatinangor, Sumedang, Indonesia
  • Cukup Mulyana Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran. Jl. Raya Bandung – Sumedang Km.21 , Jatinangor, Sumedang, Indonesia

Abstract

Abstrak

Beberapa sumur geothermal di Indonesia memiliki kondisi sumur yang basa, atau memiliki nilai pH di atas 6. Sementara kondisi nilai pH pada rentang 6-9 merupakan kondisi optimal bagi silika untuk terjadi polimerisasi. Maka dari itu apabila sumur tersebut digunakan untuk pembangkit listrik geothermal flash system akan berpotensi terjadinya pengendapan silika pada pipa sumur. Pengendapan silika pada pipa mengakibatkan penurunan laju brine yang mengalir melalui pipa tersebut. Untuk mencegah terjadinya polimerisasi silika, maka kondisi pH dari brine pada pipa sumur tersebut harus diubah, yaitu menjauhi dari rentang optimal terjadinya polimerisasi silika. Pada penelitian ini senyawa yang bersifat asam kuat digunakan untuk memodifikasi kondisi brine pada pipa sumur menjadi memiliki nilai pH dibawah 6. Nilai pH yang diharapkan dengan penggunaan asam kuat ini adalah 5,5. Dengan mengeluarkan kondisi brine dari rentang pH 6-9 maka laju polimerisasi dari silika dapat diperlambat sehingga pipa dapat digunakan lebih lama.

Kata-kata kunci: geothermal, brine, laju polimerisasi, silica scaling

Abstract

Some geothermal wells in Indonesia have basic well conditions, or have a pH value above 6. Meanwhile, the pH value conditions in the range 6-9 are the optimal conditions for silica for polymerization. Therefore, if the well is used for geothermal flash steam power plant will potentially lead to deposition of silica in the well pipe. The precipitation of silica on the pipe resulted in a decrease in the rate of brine flowing through the pipe. To prevent the occurrence of silica polymerization, the pH condition of brine on the well pipe should be changed that is to stay away from the optimal range of silica polymerization. In this study, strong acid compounds were used to modify the brine conditions of the well tube to have a pH value below 6. The expected pH value with the use of this strong acid is 5.5. By removing the brine condition from the pH range 6-9, the polymerization rate of silica can be slowed so that the pipe can be used for longer.

Keywords: geothermal, brine, polimarization, silica scaling.

 

Published
2017-10-30
Section
Environment Physics and Renewable Energy