ANALISA FISIKAMINYAK (PETROPHYSICS) DARI DATA LOG KONVENSIONAL UNTUK MENGHITUNG Sw BERBAGAI METODE

  • Cahaya Rosidan Teknik Perminyakan-FTKE, Universitas Trisakti Kampus A, Jl. Kyai Tapa No. 1, Jakarta 11440
  • Listiana Satiawati Teknik Perminyakan-FTKE, Universitas Trisakti Kampus A, Jl. Kyai Tapa No. 1, Jakarta 11440
  • Bayu Satiyawira Teknik Perminyakan-FTKE, Universitas Trisakti Kampus A, Jl. Kyai Tapa No. 1, Jakarta 11440

Abstract

Minyak bumi adalah merupakan zat molekul yang terdiri dari senyawa-senyawa hidrokarbon (CH) komplek. Batuan sedimen merupakan batuan yang banyak ditemukannya minyak bumi.Batuan sedimen tersebut umumnya berpori dan merupakan batuan pasir atau karbonat dan terkadang minyak bumi ditemukan juga pada batuan vulkanik. Akibat adanya migrasi salah satu bagian dari petroleum system maka minyak bumi akan terakumulasi dan terjebak dalam cekungan batuan sedimen. Batuan yang menarik bagi para ahli adalah batuan yang dapat menyimpan fluida (air, mineral dan gas) atau biasa disebut batuan reservoir. Batuan ini mempunyai sifat-sifat fisika yang antara lain berpori, permeabilitas dan mempunya tingkat jenuh (saturasi) fluida. Batuan yang berada di bawah permukaan bumi apabila ingin dicari potensi hidrokarbonya dapat menggunakan data (seismic, logging, coring dan cutting). Jika litologi batuan mengindikasikan adanya suatu reservoir, maka untuk membuktikan ada tidaknya hidrokarbon dilakukan pemboran lubang sumur serta serangkaian pengukuran di dalam sumur (logging) dan evaluasi data hasil rekaman untuk memastikan ada tidaknya kandungan hidrokarbon di bawah tanah. Pada penelitian ini yang akan di evaluasi sifat petrophyics dari data log konvensional. Evaluasi sifat ini sangat penting dalam industry perminyakan. Oleh karena itu  penelitian Analisa Fisika minyak (petrophysics) dari Data Log Konvensional untuk Menghitung Sw Berbagai Metode perlu dilakukan.

Kata kunci: litologi, reservoir, petrophysics.

Published
2015-10-30