PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DARI LIMBAH PENGASAPAN IKAN SEBAGAI BRIKET BAHAN BAKAR

  • Isna Lukluil Millah Program Studi Magister Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Jl. Kelud Utara III, Kota Semarang 50237
  • Teguh Darsono Program Studi Magister Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Jl. Kelud Utara III, Kota Semarang 50237
  • Sulhadi Sulhadi Program Studi Magister Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Jl. Kelud Utara III, Kota Semarang 50237
  • Ahmadun Ahmadun Program Studi Magister Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Jl. Kelud Utara III, Kota Semarang 50237

Abstract

Abstrak

Briket merupakan bahan bakar padat yang dapat dibuat dari limbah padat organik. Briket bahan bakar dihasilkan dengan memanfaatkan limbah tempurung kelapa dari pengasapan ikan. Proses pembuatan briket ini melalui beberapa tahap yaitu pengambilan limbah dari tempat pengasapan ikan, penggerusan dan penyaringan mesh 40T. Dalam penelitian ini briket dilakukan pengepresan dengan variasi tekanan 1ton, 2 ton, 3 ton, 4 ton dan 5 ton. Kualitas briket ditentukan dengan uji porositas dan uji temperatur bakar briket yang dihasilkan.

Kata-kata kunci: Arang tempurung Kelapa, Briket, and Uji Porositas dan Uji Temperatur

Abstract

Bricket is solid fuel that can be made from solid organic waste. Bricket is produced by utilising the waste of coconut shell from fish fogging. The process of making this bricket can be done through some steps: taking the waste from the place of fish fogging, breaking and filtering mesh 40 T. In this research, bricket is done with pressing in variation of force 1 ton, 2 ton, 3 ton, 4 ton and 5 ton. The quality of bricket is detemined by priority and temperature tests of the bricket that has been produced.

 Keyword: coconut shell, Bricket, Priority and Temperature Tests.

Published
2017-10-30