Industri Kreatif Berbasis Tradisi Lisan dan Manuskrip: Tantangan dan Peluang para Pegiat Seni di Kalimantan Tengah

Authors

  • M Yoesoef Universitas Indonesia
  • Novi Anoegrajekti Universitas Negeri Jakarta
  • Venus Khasanah Universitas Negeri Jakarta
  • Sudartomo Macaryus HISKI Komisariat UST-UTY
  • Alifiah Nurachmana Universitas Palangka Raya
  • Misrita Universitas Palangka Raya
  • Yuliati Eka Asi Universitas Palangka Raya
  • Imam Qalyubi UIN Palangka Raya
  • Siminto UIN Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.21009/Arif.051.01

Keywords:

industri kreatif, manuskrip, tradisi lisan, warisan budaya

Abstract

Artikel ini membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi para pegiat seni dan akademisi yang senantiasa tumbuh-kembang dan menghidupi tradisi lisan dalam berkebudayaan. Di samping tradisi lisan, keberadaan manuskrip tidak kalah penting peranannya sebagai wahana penyimpanan narasi dan pengetahuan lokal dari masa lalu yang tertulis menjadi ekspresi kebudayaan. Pembahasan terhadap kekayaan tradisi lisan dan manuskrip yang ada di lingkungan masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah sebagai warisan budaya tak benda ini difokuskan pada aspek tantangan dan peluang yang ada di tengah perubahan masyarakat yang terus menerus. Metode dekriptif-kualitatif dijadikan pijakan untuk mengidentifikasi dan memahami fenomena lapangan terkait dengan eksistensi tradisi lisan dan manusikrip di wilayah budaya masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. Hasil yang diperoleh melalui pembahasan dengan pendekatan budaya adalah sebagai berikut. Pertama, modal budaya tradisi yang dimiliki masyarakat Dayak Kenyah di Kalimantan Tengah memiliki potensi untuk dikembangkan selaras dengan perubahan dan pertumbuhan budaya baru. Kedua, pengelolaan tradisi lisan dan manuskrip yang berbasis pada budaya masa lalu dapat dihadirkan secara kreatif untuk diapresiasi dan dimanfaatan semaksimal mungkin oleh masyarakat melalui industri kreatif. Ketiga, regulasi pemerintah seperti UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan mengamanatkan lahirnya upaya-upaya konkret oleh pemangku kepentingan melalui program pelindungan,pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan. Keempat, program itu memerlukan sumber daya manusia kebudayaan yang bergiat, bekerja, dan berkarya melalui berbagai objek pemajuan kebudayaan, khususnya tradisi lisan dan manuskrip. Dari hal-hal itu memunculkan tantangan dan peluang para pemangku kepentingan untuk membangun idustri kreatif berbasis tradisi lisan dan manuskrip yang ada di Kalimantan Tengah. 

References

Ajidarma, S. G. (2017). Drupadi: Perempuan Poliandri. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Akhudiat. (2014). Antologi 5 Lakon Akhudiat. Lamongan: Pagan Press.

Anoegrajekti, N., Macaryus, S., Kusumah, M. S., Izzah, L., & Attas, S. G. (2018). The Oral Tradition of Petik Laut Banyuwangi Revitalization of Tradition and Local-Global Political Space. KnE Social Sciences, 3(9), 595. https://doi.org/10.18502/kss.v3i9.2723

Anoegrajekti, N., Hasan, M., Macaryus, S., Imawati, E., Saddhono, K., & Sungkowati, Y. (2020). Traditional Art and Cultural Inheritance as Dynamic Development of Gandrung Performing Art. Psycho Social, 24(13817–13828), 1–2. https://doi.org/10.37200/IJPR/V24I8/PR281366

Anoegrajekti, N., Macaryus, S., Asrumi, A., Zamroni, M., Bustami, A. L., Izzah, L., & Wirawan, R. (2021). Ritual Sebagai Ekosistem Budaya: Inovasi Pertunjukan Berbasis Ekonomi Kreatif. Panggung, 31(1). https://doi.org/10.26742/panggung.v31i1.1535

Anoegrajekti, N., Macaryus, S., Asrumi, & Maharani, H. M. (2020). Diversifikasi Usaha Sanggar Seni untuk Meningkatkan Kesejahteraan. Warta Pengabdian. 14(1), 10–21. https://doi.org/10.19184/wrtp.v14i1.13955

Anoegrajekti, N., Macaryus, S., Iskandar, I., & Attas, S. G. (2022). Janger Banyuwangi: Kreasi dan Inovasi Tradisi Lisan ke Pertunjukan. Atavisme, 25(2), 170–184. https://doi.org/10.24257/atavisme.v25i2.824.170-184

Basori. (2021). Revitalisasi Tradisi Lisan Dayak Ngaju: Sansana. Dalam Jurnal Tradisi Lisan Nusantara. Vol. 1, No. 1 (2021), hlm. 52–60.

Bauman, Z. (1997). Modernity and Ambivalence. Dalam Mike Featherstone (ed.). Global Culture: Nationalism, Globalization and Modernity. London: Sage Publications Ltd.

Bekerman, Z., and Kopelowitz, E. (eds.). (2008). Cultural Education–Cultural Sustainability: Minority, Diaspora, Indigenous, and Ethno-Religious Groups in Multicultural Societies. New York: Routledge.

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital, dalam Richardson, J. (Ed.). Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. Greenwood Press.

Bourdieu, P. (1993). The Field of Cultural Production: Essays on Art and Literature. Columbia University Press.

Crane, D. (1992). The Production of Culture: Media and the Urban Arts. Newbury Park: SAGE Publications.

Damono, S.D. (2009). Kebudayaan (Populer) di Sekitar Kita. Jakarta: Editum.

Damono, S.D. (2013). Hujan Bulan Juni. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Damono, S.D. (2012). Alih Wahana. Jakarta: Editum.

Erll, A. (2011). Memory in Culture. London: Palgrave Macmillan.

Garrard, G. (2004). Ecocriticism. London: Routledge.

Hadi, W. (1975). Puti Bungsu. Jakarta: Pustaka Jaya.

Hadi, W. (1975). Malin Kundang. Jakarta: Bank Naskah Dewan Kesenian Jakarta.

Hakim. A. (2022). Kolaborasi Pemerintah Daerah dalam Pelestarian Tradisi Lisan Iko-Iko Suku Bajau di Sulawesi Tenggara. Dalam Journal of Governance and Local Politics. Vol. 4, No.1 (2022). https://journal.unpacti.ac.id/JGLP/article/view/386

Luardini, M. A. (2023). Dinamika dan Revitalisasi Tradisi Lisan Legenda di Kalimantan Tengah, dalam Jurnal Aksara 35 (2). Hlm. 277–285. http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v35i1.4172.277--285

Manders, M. S. (1987). Bourdieu, the Sociology of Culture and Cultural Studies: A Critique, dalam European Journals of Communication (SAGE, London, Newbury Park, Beverly Hills and New Delhi) Vol. 2 (1987), 427–53.

Murchison, J. M. (2010). Ethnography Essentials: Designing, Conducting, and Presenting Your Research. Jossey-Bass.

Ngalimun, Rusma N., Sainul H. (2025). Nilai Religi dalam Tradisi Lisan Sansana Dayak Ngaju. Dalam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan. Vol. 19, No. 1 Januari - Februari 2025. https://jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam

Paulson, S. (2011). The use of ethnography and narrative interviews in a study of “cultures of dance.” Journal of Health Psychology, 16 (1), 148–157.

https://doi.org/10.1177/1359105310370500

PPKD Kabupaten Kotawaringin Barat. https://pemajuankebudayaan.id/ppkd/provinsi-kalimantan-tengah/

PPKD Kabupaten Kotawaringin Timur. https://pemajuankebudayaan.id/ppkd/provinsi-kalimantan-tengah/

Puji, L. N. (2018). Nilai Budaya dalam Tradisi Lisan Pernikahan Adat Dayak Maanyan di Kalimantan Tengah. Dalam Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya. Vol.8, No 1(2018). https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jbsp/article/view/4815

Sanders, J. (2006). Adaptation and Appropriation. London: Routledge.

Spradley, J. P. (2016). Ethnographic Interview. In The SAGE Encyclopedia of Communication Research Methods. Waveland Press, Inc. https://doi.org/10.4135/9781483381411.n168

Sudiman, M. (2018). Batang Haring: Sebuah Kajian Mitologi, Fungsi, dan Makna. Dalam Jurnal Widya Katambung, Vol. 9 Nomor 1 (2018). https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/WK/article/view/313/254

Teeuw, A. (1994). Indonesia antara Kelisanan dan Keberaksaraan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Ong, W. J. (2013). Kelisanan dan Keaksaraan. Yogyakarta: Penerbit Gading.

Widen, K. (2023). Orang Dayak dan Kebudayaannya. Dalam JISPAR, Jurnal Ilmu Sosial, Polirik, dan Pemerintahan. Vol. 12 Issue 2 (2023). https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JISPAR/article/download/9834/4984/23837

Wijanarti, T. (2021). Struktur Naratif dan Fungsi Tradisi Lisan Sansana Bandar dalam Kehidupan Masyarakat Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah. (Disertasi) Surakarta: Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.

Wijanarti, T. (2021). Analisis Vladimir Propp terhadap Sansana Bandar Dayak Ngaju Kalimantan Tengah. Dalam Journal of Language, Literature, and Arts, 1 (12), 2021, hlm. 1724–1733. https://doi.org/10.17977/um064v1i122021p1724-1733

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Yoesoef, M., Novi Anoegrajekti, Venus Khasanah, Sudartomo Macaryus, Alifiah Nurachmana, Misrita, … Siminto. (2025). Industri Kreatif Berbasis Tradisi Lisan dan Manuskrip: Tantangan dan Peluang para Pegiat Seni di Kalimantan Tengah. Arif: Jurnal Sastra Dan Kearifan Lokal, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.21009/Arif.051.01