Sastra Kota Palembang: Representasi Identitas Budaya Palembang dalam Lagu Daerah Palembang (Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk)

Authors

  • Susan Permadini Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.21009/Arif.052.06

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi identitas budaya Palembang dalam tiga lagu daerah Pempek Lenjer, Ya Saman, dan Cuk Mak Ilang sebagai bentuk sastra kota yang merekam cara masyarakat Palembang memaknai ruang hidup, tradisi, dan simbol budayanya. Ketiga lagu tersebut dipandang sebagai teks budaya yang menampilkan simbol-simbol khas Palembang seperti pempek lenjer, Sungai Musi, Batanghari Sembilan, Pulau Kemaro, serta penggunaan bahasa Palembang dan pola pantun tradisional. Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk yang mencakup struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial untuk menelusuri bagaimana lirik-lirik tersebut membentuk wacana identitas budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pempek Lenjer merepresentasikan kebanggaan masyarakat terhadap kuliner lokal sebagai simbol kedekatan sosial dan identitas kota. Ya Saman menampilkan perpaduan ekspresi cinta, ruang geografis, dan budaya tepian Sungai Musi, yang merefleksikan cara masyarakat Palembang memaknai hubungan antara perasaan, ruang, dan identitas. Sementara itu, Cuk Mak Ilang menghadirkan nilai-nilai kolektif masyarakat melalui pantun jenaka yang mencerminkan pergaulan, etika, serta karakter sosial orang Palembang. Ketiga lirik lagu memperlihatkan bahwa karya lisan masyarakat dapat berfungsi sebagai medium sastra kota, yaitu sarana yang mendokumentasikan pengalaman budaya, memperkenalkan citra Palembang, dan memperkuat identitas lokal melalui bentuk-bentuk ekspresi yang hidup di tengah masyarakat.

References

Allif, M. S., & Endraswara, S. (2024). Analisis Wacana Van Dijk pada Lirik Lagu Pingal Ciptaan Andry Priyanta. Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 4 (1), 33-42. Retrieved from https://doi.org/10.34010/mhd.v4i1.11628

Agustini, I., Hermansyah, & Prasrihamni, M. (2025). View of Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Kota Palembang pada Materi Kekayaan Budaya di SD Negeri 6 Palembang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 211-225. Retrieved from https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/27413/14351

Asysyauki, A. H., Persada, C., & Affandi, M. I. (2024). Strategy for strengthening city branding in regional development planning, case study: Palembang city, South Sumatra, Indonesia. Engineering Research. 226–241. Atlantis Press International BV. Retrieved from https://doi.org/10.2991/978-94-6463-475-4_20

Azizah, F. P., Sudarman, S., Hakim, L., Syabilah, N. ‘Afifah, & Fariza, N. A. (2024). Palembang city in time: A history of social and cultural change. El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization, 5(2), 94. Retrieved from https://doi.org/10.24042/jhcc.v5i2.17560

Budaya Indonesia. (2018, Agustus 10). Lirik lagu daerah Palembang Pempek Lenjer & artinya. Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. https://budaya-indonesia.org/Lirik-Lagu-Pempek-Lenjer-Palembang-Artinya

Dewojati, Cahyaningrum, dkk., (2025). Perempuan dalam Sastra Etnografi Indonesia. Denpasar: Pustaka Larasan.

Efrianto, A., dkk., (2014). Pempek Palembang Makanan Tradisional Dari Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Padang: Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang.

Eriyanto. (2006). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: PT. LKis Pelangi Aksara.

Hidajati, E. (2022). Analisis nilai etika lirik lagu “Mailang” pada masyarakat Palembang. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 12(2), 169–178.

Lestari, H. P., (2021). Analisis Wacana Kritis Lirik Lagu “Lexicon” Ciptaan Isyana Sarasvati. UNDAS Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra, 17(1). 47-62. https://doi.org/10.26499/und.v17i1.3398

Lusiana, N., dkk. (2019). Ya Saman. Scribd. Diakses dari https://www.scribd.com/document/438810969/YA-SAMAN-REVISI

Nisa, S., Haerussaleh, Huda, N. (2023). Analisis Wacana Kritis pada Lirik Lagu “Hati-Hati di Jalan” Karya Tulus (Teori Teun A. Van Dijk). Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 10(2), 65-72. https://doi.org/10.30595/mtf.v10i2.18566

Mufidoh, Z. M., (2023). Analisis Wacana Kritis Teori Van Dijk dalam Lirik Lagu Tutur Batin Yura Yunita. Seminar Nasional Daring Sinergi, 1(1), 1777-1784.

Jastin, Febrianputra, M. (2024). Lirik Lagu Pempek Lenjer, Lengkap Arti dan Chord Gitar. Detiksumbagsel. diakses 24 November 2024

John W. Creswell and J. David Creswell, (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2024). Festival Perahu Bidar Tradisional. Diakses dari https://eventdaerah.kemenparekraf.go.id/detail-event/festival-perahu-bidar-tradisional

Lestari, U. F. R. (2019). Konsep Habitus Bourdieu dan Budaya Populer dalam Cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari. Kibas Cenderawasih, 16(2), 169–179. Retrieved from https://doi.org/10.26499/kc.v16i2.224

Lussetyowai, T., & Adiyanto, J. (2020). A study on urban spatial patterns of riverside settlement: A case study of Musi Riverside, Palembang. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 402(1). Retrieved from https://doi.org/10.1088/1755-1315/402/1/012010

Sasongko, Jati. (2021). Perjalanan Panjang Dibalik Suksesnya Lagu Ya Samman Ciptaan Kamsul A Harla, Sonora.id, diakses 24 November 2025

Shinta Dwi Anggraini, (2020) S Tarno, Musisi Senior Sumsel Pencipta Lagu “Pempek Lenjer” Tutup Usia, Tribun Sumsel, diakses 24 November 2025

Simon, Roger. 2004. Gagasan-Gagasan Politik Gramsci. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sonora.id. (2023, Agustus 10). Lirik lagu Ya Saman yang berasal dari daerah Palembang. Sonora.id. https://www.sonora.id/read/423821758/lirik-lagu-ya-saman-yang-berasal-dari-daerah-palembang

Syarifuddin, Asmi, A. R., Safitri, S., & Abidin, N. F. (2020). Cuisine as cultural identity of palembang residents. Proceedings of the 4th Sriwijaya University Learning and Education International Conference (SULE-IC 2020). Retrieved from https://doi.org/10.2991/assehr.k.201230.150

Van Dijk, T. A. (1993). Principles of Critical Discourse Analysis. Discourse & Society, 4 (2), 249–283.

Van Dijk, T. A. (2008). Discourse and Power. Palgrave Macmillan.

Wargadalem, F. R., Wasino, & Yulifar, L. (2023). Pempek Palembang: History, food making tradition, and ethnic identity. Journal of Ethnic Foods, 10(1), 1–15. Retrieved from https://doi.org/10.1186/s42779-023-00209-z

Yuliasari, Y., & Mahliatussikah, H. (2025). Dinamika Sosial dan Budaya dalam Lagu Yok Miak: Analisis Wacana Kritis Van Dijk. GERAM (Gerakan Aktif Menulis), 13(1), 31–43. https://doi.org/10.25299/geram.2025.21730

Zinaida, R. S., Sunarto, S., & Sunuantari, M. (2022). Revealing the new identity element to construct Palembang city branding. Jurnal ASPIKOM, 7(2), 207–217. Retrieved from https://doi.org/10.24329/aspikom.v7i2.1110

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Permadini, S. (2026). Sastra Kota Palembang: Representasi Identitas Budaya Palembang dalam Lagu Daerah Palembang (Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk). Arif: Jurnal Sastra Dan Kearifan Lokal, 5(2), 262–280. https://doi.org/10.21009/Arif.052.06