Mantra Pengasihan Tradisi Kepercayaan Masyarakat Jawa di Kalimantan Timur

Authors

  • Amelia Virda Januarti Universitas Mulawarman
  • Nina Queena Hadi Putri Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.21009/Arif.061.08

Keywords:

bahasa simbolis, kepercayaan masyarakat, mantra pengasihan, supranatural, sastra lisan

Abstract

Sastra lisan merupakan bagian dari warisan budaya yang mencerminkan nilai dan keyakinan masyarakat, termasuk mantra pengasihan yang masih dipraktikkan oleh masyarakat Jawa di Kalimantan Timur dalam konteks interaksi sosial. Tradisi kepercayaan berifat lisan dan terbatas, sehingga juga memiliki potensi mengalami perubahan. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menggambarkan bentuk, makna, dan fungsi dari mantra pengasihan dalam kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif pendekatan deskriptif. Data berupa tuturan mantra pengasihan yang diperoleh melalui wawancara dengan informan, kemudian dianalisis melalui tahap penyajian, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra pengasihan memiliki struktur yang sederhana dengan bahasa simbolis dan sugestif yang mencerminkan hubungan dan harapan emosional. Mantra ini juga mengandung makna budaya yang berkaitan dengan kepercayaan supranatural. Dengan demikian, mantra pengasihan adalah fenomena sosial budaya sebagai pelestarian tradisi.

References

Andriani, Y. Y., & Adelia, S. C. (2022). Mantra pertahanan diri perempuan Sunda di Dusun Pamagangan Kabupaten Pangandaran: Kajian sastra lisan Albert B. Lord. Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal, 1(2), 242–259. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/arif/index

Ayinde, A. K. (2017). Aspects of African oral literature and performance aesthetics. Ansu Journal of Language and Literary Studies, 1(2), 295–309.

Djarot, M. (2020). Aspek pendukung dan proses pewarisan mantra makan dalam kelambu masyarakat Bugis Dendreng Kecamatan Segedong Mempawah. JPBSI, 5(1), 46–51. https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JP-BSI/article/view/1640

Dwipayana, I. K. A. (2023). Humanisasi melalui pembelajaran sastra lisan dalam perspektif Tri Hita Karana: Kajian etnopedagogik. Pedalitra III: Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(1), 229–237.

Erdenechimeg, L., & Xiriqin. (2025). About the narration of some magical spells in the epic “Khanharangui.” Mongolian Diaspora: Journal of Mongolian History and Culture, 4(1–2), 179–200. https://doi.org/10.1515/modi-2025-0004

Fakihuddin, L., Ernawati, T., Nahdi, K., Wijaya, H., & Gani, R. H. (2023). Kearifan lokal Sasak dalam folklor lisan: Kajian tematis pada mantra dan mitos pemali Sasak. Cakrawala Linguista, 6(1), 1. https://doi.org/10.26737/cling.v6i1.2484

Fendi, H., Taufiq, M. A., Putri, R. E., Agustina, & Thahar, H. E. (2020). A reconstruction of oral literature rabab Pasisia kaba Gadih Basanai in efforts to establish the moral value of children. Asian Social Science and Humanities Research Journal (ASHREJ), 2(2), 46–53. https://doi.org/10.37698/ashrej.v2i2.27

Kartini, K., Triani, S. N., & Zulfahita, Z. (2020). Struktur, fungsi dan makna mantra antar ajong di Desa Medang Kabupaten Sambas. Cakrawala Linguista, 3(1), 30–37. https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/Cling/article/view/1947

Kurabe, K., & Awng, L. (2022). Kachin orature project: Documentation, archiving, and revitalization of oral heritage in northern Myanmar. Language Documentation & Conservation Special Publication, 27, 75–93. https://hdl.handle.net/10125/74697

Lisa, H. N., & Susilo, Y. (2021). Makna simbolis tradisi nyanggring ing Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan (tintingan folklor). Jurnal Baradha, 17(1), 4–19. https://doi.org/10.26740/job.v17n1.p240-259

Masdiyah, Sari, N. A., & Purwanti. (2022). Mantra bersoyong pare upacara adat tanam padi suku Paser Telake di Desa Mendik Long Kali Paser: Kajian semiotika Roland Barthes. Journal of Indigeneous Culture, 1(1), 57–69. https://jic.fib-unmul.id/index.php/jic/article/view/5

Parangu, R. N. A., & Salim, T. A. (2018). Indigenous knowledge preservation of oral literature “hahiwang” in West Lampung. People: International Journal of Social Sciences, 4(2), 1221–1232. https://doi.org/10.20319/pijss.2018.42.12211232

Prameswari, A. N., & Prawoto, E. C. (2025). Fungsi wayang kulit lakon “Tirta Perwitasari” oleh dalang Ki Cahyo Kuntadi: Perspektif William R. Bascom. Pena Literasi, 8(1), 16–29. https://doi.org/10.24853/pl.8.1.16-29

Putri, N. Q. H., Sulistyowati, E. D., Saputra, M. J., & Rokhmansyah, A. (2024). Mantra penyambutan kelahiran anak pada ritual belian melas suku Dayak Tunjung. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(3), 521–530. https://doi.org/10.30872/diglosia.v7i3.1051

Rinawati, R., & Puspitasari, I. (2022). Fungsi mitos “sedekah bumi” teori William R. Bascom. Jurnal Bastra, 7(3), 475–477. https://doi.org/10.36709/bastra.v7i3.4

Sorayah, Y. (2016). Fungsi dan makna mantra tandur di Desa Karangnunggal Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Jurnal Bahtera Sastra Indonesia, 32(3), 167–186.

Sulistriani, J., Mursalim, M., & Dahlan, D. (2021). Mantra pada tradisi minuman pengasih dalam pernikahan suku Dayak Belusu: Kajian folklor. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 5(1), 185. https://doi.org/10.30872/jbssb.v5i1.4629

Syarofi, A. (2022). Bentuk, makna, dan fungsi dalam mantra pengobatan dukun di Kabupaten Lamongan (kajian etnolinguistik). Al Yazidiy: Ilmu Sosial, Humaniora, dan Pendidikan, 4(1), 99–109. https://doi.org/10.55606/ay.v4i1.28

Trisnawati. (2024). Sastra lisan pada mantra pengobatan tradisional di Cibaliung Banten (kajian makna dan fungsi). Artikula, 7(1), 9–16. https://doi.org/10.30653/006.202471.153

Umsyani, R. A., Nensilianti, N., & Saguni, S. S. (2021). Relasi manusia dengan nilai kearifan ekologis dalam sastra lisan mantra masyarakat Bugis: Kajian ekokritik Glotfelty. Societies: Journal of Sciences and Humanities, 1(2), 81–92. https://ojs.unm.ac.id/societies/article/view/21626

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Januarti, A. V., & Putri, N. Q. H. (2026). Mantra Pengasihan Tradisi Kepercayaan Masyarakat Jawa di Kalimantan Timur. Arif: Jurnal Sastra Dan Kearifan Lokal, 6(1), 132–142. https://doi.org/10.21009/Arif.061.08