Development of Interactive Snake and Ladders Game as Anti-Bullying Prevention Educational Junior in Boarding School

Authors

  • Ahmad Royhan Firdaus Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Hasnia Imroatis Syarifah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Intan Nur Fauziah Saputri Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Nala Widya Aprelia Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Interactive Media, Anti-Bullying, Snake and Ladders, Islamic Boarding School

Abstract

In recent years, mental health issues due to bullying have shown a significant upward trend. Data from the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection (KPPPA) in 2023 showed that around 37.1% of elementary school children experienced bullying in verbal, physical,social, and psychological forms. This phenomenon does not only occur in public schools but also in boarding schools that uphold Islamic values and anti-violence principles. Disciplinary actions often serve as the rationale for bullying incidents. So that innovative educational efforts are needed in preventing and overcoming bullying behavior, one of which is through interactive and fun educational game media. This research aims to develop Anti-Bullying Snakes and Ladders game media for students in boarding schools, using the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research was also carried out in one of the boarding schools in Probolinggo City involving 25 students as respondents and 2 teachers as material experts and media experts. The validation results show that this media is very feasible to use with scores from material experts of 4.26, media experts of 4.5, and respondents’ assessment of 4.3. This is evidenced by the results of the pre- test which increased significantly between the pre-test (76.4%) and post-test (99.36%) scores, with a difference of 22.96%. Thisfinding showsthat the Anti- Bullying Ladder Snake media is effective in increasing students’ understanding and awareness of the dangers of bullying.


Abstrak

Dalam beberapa tahun terakhir, masalah kesehatan mental akibat perundungan menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) pada tahun 2023 menunjukkan bahwa sekitar 37,1% anak sekolah dasar mengalami perundungan dalam bentuk verbal, fisik, sosial, dan psikologis. Fenomena ini tidak hanya terjadi di sekolah umum, tetapi juga di sekolah asrama yang menganut nilai-nilai Islam dan prinsip anti-kekerasan. Tindakan disiplin seringkali menjadi alasan di balik insiden perundungan. Oleh karena itu, upaya pendidikan inovatif diperlukan dalam mencegah dan mengatasi perilaku perundungan, salah satunya melalui media permainan pendidikan yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan Anti-Bullying Snakes and Ladders bagi para santri di lingkungan pondok pesantren menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini juga dilakukan di salah satu sekolah asrama di Kota Probolinggo dengan melibatkan 25 siswa sebagai responden dan 2 guru sebagai ahli materi dan ahli media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan dengan skor dari ahli materi sebesar 4,26, ahli media sebesar 4,5, dan penilaian responden sebesar 4,3. Hal ini dibuktikan dengan hasil pre-test yang meningkat secara signifikan antara skor pre-test (76,4%) dan post- test (99,36%), dengan selisih sebesar 22,96%. Berdasarkan hal tersebut menunjukkan bahwa media Anti-Bullying Ladder Snake efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang bahaya bullying.

Downloads

Published

2025-12-19