Integrating Sustainable Development Values into Indonesian Language Instruction in Higher Education
Keywords:
Indonesian Languange, higher education, sustainable development, ,ritical literacy, SDGsAbstract
Sustainable development is a global agenda encompassing social, economic, and environmental dimensions, requiring active engagement from various sectors, including higher education. In this context, Indonesian language instruction at the university level is not only aimed at enhancing language skills but also serves as a medium to foster students’ critical awareness of sustainability issues. This study aims to describe how sustainable development values are integrated into Indonesian language courses and to explore the pedagogical approaches and strategies employed by lecturers. A qualitative descriptive methodwas used, with data collected through syllabus and course document analysis, classroom observations, and interviews with lecturers and students from various academic programs. Preliminary findingsreveal thatsome lecturers have begun introducing sustainability-related themes such as environmental protection, social justice, and digital ethics through writing assignments, classroom discussions, and text analysis. However, the integration of these values remains unsystematic and largely dependent on individual lecturers’ initiatives. These findings highlight the need for a structured instructional guideline to support the development of Indonesian language course materials aligned with Sustainable Development Goals (SDGs). Strengthening this integration can position language education as a transformative space that not only builds linguistic competence but also equips students with critical thinking and solution-oriented perspectives needed to addressfuture global challenges.
Abstrak
Pembangunan berkelanjutan merupakan agenda global yang mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta menuntut keterlibatan aktif dari berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi. Dalam konteks ini, pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai penguatan keterampilan berbahasa, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu-isu keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk integrasi nilai-nilai pembangunan berkelanjutan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta pendekatan dan strategi yang digunakan dosen dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi (silabus dan RPS), observasi kelas, serta wawancara dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil awal menunjukkan bahwa sebagian dosen telah mengangkat tema-tema terkait keberlanjutan, seperti lingkungan hidup, keadilan sosial, dan etika digital, dalam tugas menulis, diskusi kelas, dan analisis teks. Namun, integrasi ini belum bersifat sistematis dan masih bergantung pada inisiatif individu dosen. Temuan ini mengindikasikan perlunya panduan pembelajaran yang secara eksplisit mengarahkan pengembangan materi Bahasa Indonesia berbasis nilai-nilai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dengan penguatan tersebut, pembelajaran Bahasa Indonesia dapat berperan lebih signifikan dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara linguistik, tetapi juga sadar akan tantangan masa depan dan mampu berpikir solutif untuk keberlanjutan global.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Proceeding CASTLE KPM UNJ

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


