Formula Sabun Padat Dengan Penambahan Ekstrak Sereh (Cymbopogon nardus L.) dan Ekstrak Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.)
Keywords:
coconut fiber, lemongrass, soapAbstract
The Covid-19 pandemic has increased the importance of hand washing with soap, which can kill microorganisms such as bacteria and viruses. Soap can be enhanced with natural ingredients such as citronella extract and coconut coir extract, which have antimicrobial and antioxidant properties. This study aimed to determine the best formula for solid soap with citronella extract (Cymbopogon nardus L.) and coconut coir extract (Cocos nucifera L.) based on physical characteristics and preferences. Three formulas of solid soap (A, B, and C) were prepared with different ratios of citronella extract and coconut coir extract (5 mL: 10 mL: 15 mL). The soap was tested for pH, foam stability, and organoleptic qualities (appearance, texture, aroma, color, and roughness) by 30 untrained panelists. The results showed that the pH of the soap ranged from 7.8 to 8, which is alkaline. The foam stability of the soap ranged from 1.63 to 2.4, which is fairly good. The organoleptic test revealed that formula C had the highest preference level among the panelists. Therefore, it can be concluded that formula C is the best formula for solid soap with citronella extract and coconut coir extract, as it meets the requirements for hand washing soap according to SNI (Indonesian National Standard), and has the most favorable organoleptic qualities.
ABSTRAK
Pandemi Covid-19 telah meningkatkan pentingnya cuci tangan pakai sabun yang dapat membunuh mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Sabun dapat ditingkatkan dengan bahan alami seperti ekstrak serai dan ekstrak sabut kelapa, yang memiliki sifat antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula terbaik sabun padat dengan ekstrak serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan ekstrak sabut kelapa (Cocos nucifera L.) berdasarkan karakteristik fisik dan kesukaan. Tiga formula sabun padat (A, B, dan C) dibuat dengan perbandingan ekstrak serai wangi dan ekstrak sabut kelapa yang berbeda (5 mL: 10 mL: 15 mL). Sabun diuji pH, stabilitas busa, dan kualitas organoleptik (penampilan, tekstur, aroma, warna, dan kekasaran) oleh 30 panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH sabun berkisar antara 7,8 sampai 8 yang bersifat basa. Stabilitas busa sabun berkisar antara 1,63 hingga 2,4 yang terbilang baik. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa formula C memiliki tingkat kesukaan paling tinggi diantara panelis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa formula C merupakan formula sabun padat dengan ekstrak serai wangi dan ekstrak sabut kelapa yang paling baik, karena memenuhi persyaratan sabun cuci tangan menurut SNI (Standar Nasional Indonesia), dan memiliki kualitas organoleptik paling baik.
References
Afrozi, Agus salim. (2021). Pembuatan dan Uji Kualitas Sabun Transparan dengan Variasi Minyak Kelapa Murni atau Virgin Coconut Oil (Vco) dan Minyak Kelapa Sawit. Diakses pada 3 November 2021 pukul 20.12 WIB pada laman http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JITK/article/view/7082.
Arifin, M. N. (2014). Pengaruh ekstrak n-heksan serai wangi Cymbopogon nardus (L.)Randle pada berbagai konsentrasi terhadap periode menghisap darah darinyamuk Aedes aegypti.[Skripsi]. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Hasanuddin, Makassar.
Desti I., Masfufah, dkk. (2020). Modifikasi Gel Hand Sanitizer Kombinasi Ekstrak Sabut Kelapa dan Serai untuk Antioksidan dan Antiseptik Alami. Nation Conference PKM Center Sebelas Maret University
Febrianti, D. R. (2013). Formulasi Sediaan Sabun Mandi Cair Minyak Atsiri Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.) dengan Kokamidopropil Betain sebagai Surfaktan. [Skripsi]. Fakultas Farmasi
Ilyazha, C., & Wulandari, A. S. (2021). Perancangan Reaktor Untuk Reaksi Saponifikasi Minyak Kelapa Pada Pra Rancangan Pabrik Sabun Cair Kapasitas 750 Ton/Tahun. DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI, 7(2), 585-591.
Jalaludin, A. Amri, dan N. Sari. (2018). Pemanfaatan Minyak Sereh (Cymbopogon nardus L) sebagai Antioksidan pada Sabun Mandi Padat. Jurnal Teknologi Kimia Unimal. Hlm. 52-60
Jayani, Nikmatul I. E., et al. (2017). Formulasi Sediaan Sabun Cuci Tangan Ekstrak Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dan Efektivitasnya sebagai Antiseptik. Media Pharmaceutica Indonesiana 1(4), 222-229.
Khasanah, R. A., Budiyanto, E., & Widiani, N. (2011). Pemanfaatan Ekstrak Sereh (Chymbopogon Nardus L.) Sebagai Alternatif Anti Bakteri Staphylococcus. Penelitian Mahasiswa UNY , 1-9.
Lestari, Y. N. (2021). Pengembangan Produk Dan Uji Sensori “Serbat Herbal” Sebagai Minuman Peningkat Daya Tahan Tubuh. Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman, 5(1), 1-16.
Radjab, S., & Fuady, M. I. N. (2021). The Indonesian Government's Inconsistency in Handling The Covid-19 Pandemic. Yuridika, 36(3), 745-758.
Rahmah, DA., (2014). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Serai(Cymbopogon citratus) Dan Potensinya Sebagai Pencegah Oksidasi Lipid.IPB, Bogor.
Rumiati, A. T., Prastyo, D. D., Harmadi, S. H. B., Harwanti, N. A. S., & Almas, R. Z. (2021). Analysis of changes in public behavior regarding 3M health protocols during the Covid-19 pandemic in Indonesia. International Journal of Research in Business and Social Science (2147-4478), 10(5), 157-172.
Rusli, N., Nurhikma, E., Puspita E. (2019). Formulasi Sediaan Sabun Padat Ekstrak Daun Lamun (Thalassia hemprichii). Jurnal Warta Farmasi. Vol. 8(2)
Widyasanti, Astri. Et al. (2016). Kajian pembuatan sabun padat transparan basis minyak kelapa murni dengan penambahan bahan aktif ekstrak teh putih. Jurnal Penelitian Teh dan Kina 19(2), 2016: 179 – 195.
Widyati, Dwi. Et al. (2020). Optimasi Pemanfaatan Minyak Serai (Cyimbopogancitrates Dc) Sebagai Zat Antiseptik Pada Pembuatan Sabun Lunak Herbal. Jurnal Inovasi Proses, Vol 5. No. 1.
Witular, R. (2021). Pengaruh Perbandingan Campuran Minyak Sawit dan Ekstrak Biji Teh Terhadap Mutu Sabun Padat (Doctoral dissertation, teknologi industri pertanian).
Yulianthi, Y., & Fitriani, M. (2021). Implementasi Cuci Tangan Dengan Sabun Dalam Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 Pada Mahasiswa D3 Kesehatan Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Bengkulu. Jurnal Pengelolaan Laboratorium Sains dan Teknologi, 1(1), 34-39.
Yusuf, R. N., Fransica, D., & Niken, N. (2021). PEMANFAATAN ALOE VERA SEBAGAI BAHAN SABUN BATANG ALAMI. Jurnal Abdimas Saintika, 3(1), 72-75.
Yustinah dan Dena F. (2016). Ekstraksi Minyak Atsiri Dari Kulit Jeruk Sebagai Bahan Tambahan Pada Pembuatan Sabun. Konversi Vol. 5 No. 1
Zabilla, Aulia Nisa. (2021). "Formulasi Dan Karakteristik Sabun Padat Minyak Sereh ( Cybopogon flexsuosus )". Skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang
ZIA, S. K. (2021). Formulasi, Karakterisasi, dan Pengujian Potensi Tabir Surya Nanoemulsi Minyak Sereh Dapur (Cymbopogon citratus) (Doctoral dissertation, Universitas Jenderal Soedirman).
Zulkifli, M. & Estiasih. (2014). Sabun dari Distilat Asam Lemak Minyak Sawit. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2 (4):170-177
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 2023

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


