Efektivitas Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius) dan Batang Serai (Andropogon nardus) sebagai Insektisida Alami Pembasmi Kutu Beras (Sitophilus oryzae)
Keywords:
batang serai, daun pandan wangi, insektisida alami, kutu beras, waktu kematianAbstract
This rice storage process cannot be separated from various disturbances, one of which is pests such as rice lice (Sitophilus oryzae), an innovative natural insecticide made from fragrant pandan leaf extract and lemongrass stalks was made. The purpose of this study was to determine the effectiveness of extracts of fragrant pandan leaves (Pandanus amaryllifolius) and lemongrass stalks (Andropogon nardus) as natural insecticides to eradicate rice lice (Sitophilus oryzae). This research method is experimental research (true experiment). This research was carried out as many as 9 treatments with 3 repetitions. The results obtained that the average time of death of rice lice was the fastest in the treatment of 15 ml of fragrant pandan leaves and 15 ml of lemongrass stems (P3S3 = 6.47 hours), while the longest death time of rice lice was treated with 5 ml of fragrant pandan leaves and 5 ml of lemongrass stems (P1S1 = 11.62 hours). Therefore, the use of fragrant pandan leaf extract (Pandanus amaryllifolius) and lemongrass stem (Andropogon nardus) as natural insecticides is effective in eradicating rice lice (Sitophilus oryzae).
ABSTRAK
Proses penyimpanan beras ini tidak lepas dari berbagai gangguan salah satunya yaitu hama seperti kutu beras (Sitophilus oryzae), dibuat inovasi insektisida alami yang terbuat dari ekstrak daun pandan wangi dan batang serai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) dan batang serai (Andropogon nardus) sebagai insektisida alami pembasmi kutu beras (Sitophilus oryzae). Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen (true experiment). Penelitian ini dilakukan sebanyak 9 perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian diperoleh rata-rata waktu kematian kutu beras tercepat pada perlakuan daun pandan wangi 15 ml dan batang serai 15 ml (P3S3 = 6.47 jam), sedangkan waktu kematian kutu beras terlama pada perlakuan daun pandan wangi 5 ml dan batang serai 5 ml (P1S1 = 11.62 jam). Oleh karena itu penggunaan ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) dan batang serai (Andropogon nardus) sebagai insektisida alami efektif dalam membasmi kutu beras (Sitophilus oryzae).
References
Andriani, R., Sobri, K., & Iswarini, H. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Mengusahakan Padi Organik Di Desa Karang Sari Kecamatan Belitang Iii Kabupaten Oku Timur. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 7(1), 60-70.
Benjamin Elisha Sawe. (2019). Top 10 Rice Consuming https://www.worldatlas.com/articles/top-10-rice-consuming-counties.html Contries.
Diakses dari Kardinan, Agus. (2011). Penggunaan Pestisida Nabati sebagai Kearifan Lokal dalam Pengendalian Hama Tanaman Menuju Sistem Pertanian Organik. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian 4(4), 2011: 262-278.
Kurniati, E. (2017). Uji Repelensi dari Serbuk Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) terhadap Kutu Beras (Sitophilus oryzae L) dan Sumbangsihnya pada Materi Hama dan Penyakit pada Tanaman di Kelas VIII SMP/MTs. (Doctoral dissertation, UIN Raden Fatah Palembang).
Muhimmah, I. (2014). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) sebagai Insektisida Nabati dalam Mengurangi Jumlah Lalat Selama Proses Penjemuran Ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta) Asin (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).Dullien, F. A. L. (1992). Porous Media: Fluid Transport and Pore Structure. San Diego: Academic Press.
Mulyani, C. (2016). Efektifitas Insektisida Nabati Pada Padi (Oryza sativa. L) yang Disimpan Terhadap Hama Bubuk Padi (Sitophilus oryzae. L). Jurnal Penelitian Agrosamudra, 3(1), 10-16. Oktavia, N. (2013). Pemanfaatan Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dan Batang Serai (Andropogon nardus L) Untuk
Insektisida Alami Pembasmi Kutu Beras (Sitophilus oryzae). (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Salampessy, F. (2016). Pengaruh Pemberian Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia L) dan batang Serai (Andropogon nardus L) sebagai inseksida alami pengendali Kutu Beras (Sitophilus oryzae L). (Doctoral dissertation, IAIN
AMBON).Holyoke, J. B. Lobitz, W. C. (1952). Histologic Variations in the Structure of Human Eccrine Sweat Glands. Journal of Investigative Dermatology, 18(2): 147–167.
Tokopedia. (2021). Phostoxin Pembasmi Kutu Beras. Kebumen. Diakses dari www.tokopedia.com
Tunny, F. R. (2019). Pemberian Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia L) dan Batang Serai (Andropogon nardus L) Terhadap Mortalitas Kutu Beras (Sitophilus oryzae L) (Doctoral dissertation, IAIN Ambon).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 2023

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


