Pemanfaatan Kombinasi Limbah Kulit Pisang Raja (Musa sapientum) dan Pati Ubi Jalar (Ipomea batatas) Dengan Penambahan Gliserol Untuk Pembuatan Plastik Biodegradable

Authors

  • Qoryafa Fatimah Universitas Negeri Jakarta
  • Navisya Nur Insyani Universitas Negeri Jakarta
  • Syifa Nur Aqilah Universitas Negeri Jakarta

Keywords:

ioplastics, glycerol, plantain peel starch, sweet potato starch

Abstract

Starch is one of the natural polymers from plant extraction that can be used to produce biodegradable materials because it is environmentally friendly, easy to degrade, large availability and affordable. Glycerol has a low molecular weight so it can be used as a consideration in its use as a plasticizer. The addition of glycerol can improve physical properties, mechanical properties and protect plastics from microorganisms that can damage plastics. The purpose of this study was to determine the effect of adding glycerol to the mechanical properties of biodegradable plastics made from sweet potato starch and plantain peel waste. The research method used by the author is the experimental method. The results of the biodegradable test are that the three samples are 100% degraded, the smallest percentage of water absorption in the bioplastic sample with a composition of 10 grams of sweet potato starch and 5 grams of banana peel starch is 73.43%, the highest thickness value is in the bioplastic sample with a composition of 5 grams. sweet potato starch and 5 grams of banana peel starch, which was 0.36 mm, and the percentage of elongation in the three bioplastic samples in this study was 93.59% - 137.56%, so it met the established SNI standards. So it can be concluded that variations in the composition of sweet potato starch and plantain peel starch and the addition of glycerol have an effect on the manufacture of bioplastics.

 

 

Abstrak

Pati merupakan salah satu polimer alami dari ekstraksi tanaman yang dapat digunakan untuk memproduksi material biodegradable karena sifatnya yang ramah lingkungan, mudah terdegradasi, ketersediaan yang besar dan terjangkau. Gliserol mempunyai berat molekul rendah sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penggunaannya sebagai plasticizer. Penambahan gliserol dapat memperbaiki sifat fisik, sifat mekanik dan melindungi plastik dari mikroorganisme yang dapat merusak plastik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gliserol terhadap sifat mekanik plastik biodegradable yang terbuat dari bahan dasar pati ubi jalar dan limbah kulit pisang raja. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode eksperimen. Hasil penelitian dari uji biodegradable yaitu ketiga sampel terdegrdasi sebesar 100%, persentase daya serap air terkecil pada sampel bioplastik dengan komposisi 10 gram pati ubi jalar dan 5 gram pati kulit pisang yaitu 73,43%, nilai ketebalan tertinggi pada sampel bioplastik dengan komposisi 5 gram pati ubi jalar dan 5 gram pati kulit pisang, yaitu sebesar 0,36 mm, dan persentase elongasi pada ketiga sampel bioplastik pada penelitian ini adalah 93,59% - 137,56%, sehingga sudah memenuhi standar SNI yang ditetapkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi komposisi pati ubi jalar dan pati kulit pisang raja serta penambahan gliserol berpengaruh pada pembuatan bioplastik.

References

Anita Z., Fauzi A., dan Hamidah H .(2013). Pengaruh Penambahan Gliserol Terhadap Sifat Mekanik Film Plastik Biodegradasi Dari Pati Kulit Singkong. Jurnal Teknik Kimia USU, 2 (2), 39-40.

Apriyani, M., & Sedyadi, E. (2015). Sintesis dan karakterisasi plastik biodegradable dari pati onggok singkong dan ekstrak lidah buaya (Aloe vera) dengan plasticizer gliserol. Jurnal Sains Dasar, 4(2), 145-152.

Aranto, C. Y. (2021). Analisis Biodegradasi Plastik Biodegradable Berbahan Kulit Pisang Raja (Musa Paradisiaca L) dan Kitosan Cangkang Kepiting Dengan Penambahan Filler Carboxymethyl Cellulose (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Kalimantan).

Aripin, S., Saing, B., & Kustiyah, E. (2017). Studi pembuatan bahan alternatif plastik biodegradable dari pati ubi jalar dengan plasticizer gliserol dengan metode melt intercalation. Jurnal Teknik Mesin Mercu Buana, 6(2), 79-84.

Aryani, T., Mu'awanah, I. A. U., & Widyantara, A. B. (2018). Karakteristik fisik, kandungan gizi tepung kulit pisang dan perbandingannya terhadap syarat mutu tepung terigu. JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi), 2(2), 45-50.

Asngad, A., Amelia, R., & Aeni, N. (2018). Pemanfaatan Kombinasi Kulit Kacang dengan Bonggol Pisang dan Biji Nangka untuk Pembuatan Plastik Biodegradable dengan Penambahan Gliserol. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 4(1), 11-19.

Ben, E. S., Zulianis, & Halim, A. (2014). Studi Awal Pemisahan Amilosa dan Amilopektin Pati Singkong Dengan Fraksinasi Butanol-Air. Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi, 1-11.

Cerqueira MA, Bourbon AI, Pinheiro AC, Martins JT, Souza BWS, Teixeira JA, Vicente AA. (2011). Galactomannans use in the development of edible films/ coatings for food applications. Trends in Food Science and Technology. 22(12): 662- 671.

Emaga, T. H., Andrianaivo, R. H., Wathelet, B., Tchango, J. T., Paquot, M. (2007). Effects Of The Stage Of Maturation And Varieties On The Chemical Composition Of Banana And Plantain Peels. Journal Food Chemistry, 103(2), 590-600.

Fachry, A. R., & Sartika, A. (2012). Pemanfaatan Limbah Kulit Udang dan Limbah Kulit Ari Singkong Sebagai Bahan Baku Pembuatan Plastik Biodegradable. Jurnal Teknik Kimia, 18(3).

Hardjono, H., Permatasari, D. A., & Sari, V. A. (2016). Pengaruh Penambahan Asam Sitrat Terhadap Karakteristik Film Plastik Biodegradable Dari Pati Kulit Pisang Kepok (Musa Acuminata Balbisiana Colla). Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 5(1), 22-28.

Herawati, R., & Yustinah, Y. (2021). Pengaruh Perbandingan Tepung Nasi Aking dan Tepung Kulit Pisang dalam Pembuatan Plastik Biodegradable. Jurnal Konversi, 10 (2), 1-6.

Hikmah, N. (2015). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Ambon (Musa Paradisiacal) Dalam Pembuatan Plastik Biodegradable Dengan Plasticizer Gliserin. (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Sriwijaya).

Kamsiati, E., Herawati, H., & Purwani, E. Y. (2017). Potensi Pengembangan Plastik Biodegradable Berbasis Pati Sagu dan Ubi Kayu di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 36(2), 67-76.

Lazuardi, G. P., & Cahyaningrum, S. E. Pembuatan dan Karakterisasi Bioplastik Berbahan Dasar Kitosan dan Pati Singkong dengan Plasticizer Gliserol.

Lubis, A. R., Lubis, M. I. M., & Rosnelly, C. M. (2020). Pembuatan Plastik Biodegradable dari Limbah Kulit Pisang Raja Dengan Gliserol dan Minyak Sereh. Jurnal Inovasi Ramah Lingkungan, 1(3), 1-5.

Marlina, L., & Achmad, N. T. F. (2021). Pengaruh Variasi Penambahan Kitosan dan Gliserol Terhadap Karakteristik Plastik Biodegradable dari Pati Ubi Jalar. Jurnal TEDC, 15(2), 125-133.

Melani, A., Herawati, N., & Kurniawan, A. F. (2018). Bioplastik Pati Umbi Talas melalui Proses Melt Intercalation. Jurnal Distilasi, 2(2), 53-67.

Mulyadi, S., Ningsih, E. S., Abbas., A. 2013. Modifikasi Polipropilena sebagai Polimer Komposit Biodegradable dengan Bahan Pengisi Pati Pisang dan Sorbitol sebagai Plasticizer. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung.

Munawaroh, A. (2015). Pemanfaatan Tepung Kulit Pisang (Musa paradisiaca) dengan Variasi Penambahan Gliserol Sebagai Bahan Alternatif Pembuatan Bioplastik Ramah Lingkungan (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Musita, N. (2012). Kajian Kandungan dan Karakterisik Pati Resisten dari Berbagai Varietas Pisang. Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian, 14(1), 68-79.

Mustapa, R., Restuhadi, F., & Efendi, R. (2017). Pemanfaatan kitosan sebagai bahan dasar pembuatan edible film dari pati ubi jalar kuning. (Doctoral dissertation, Riau University).

Nafianto, I. (2019). Pembuatan Plastik Biodegradable dari Limbah Bonggol Pisang Kepok dengan Plasticizer Gliserol dari Minyak Jelantah dan KO. Integrated Lab Journal, 7(1), 75-89.

Nahir, N. (2017). Pengaruh Penambahan Kitosan Terhadap Karakteristik Bioplastik dari Pati Biji Asam (Tamarindus Indica L.) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Prasetyo, A. E., Widhi, A., & Widayat, W. (2012). Potensi Gliserol dalam Pembuatan Turunan Gliserol melalui Proses Esterifikasi. Jurnal Ilmu Lingkungan UNDIP, 10(1), 26-31.

Prasetyo, I. (2012). Teknik analisis data dalam research and development. Jurusan PLS FIP Universitas Negeri Yogyakarta.

Purbasari, A., Wulandari, A. A., & Marasabessy, F. M. (2020). Sifat Mekanis dan Fisis Bioplastik dari Limbah Kulit Pisang: Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Pemlastis. Jurnal Kimia dan Kemasan, 42(2), 66-73.

Purnavita, S., & Utami, W. T. (2018). Pembuatan plastik biodegradable dari pati aren dengan penambahan Aloe vera. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, 3(2).

Putra, E. P. D., & Saputra, H. (2020). Karakterisasi Plastik Biodegradable dari Pati Limbah Kulit Pisang Muli dengan Plasticizer Sorbitol. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 24(1), 29-36.

Rangel-Marrón M, Montalvo-Paquini C, Palou E, López-Malo A. (2013). Optimization of the Moisture Content, Thickness, Water Solubility and Water Vapor Permeability of Sodium Alginate Edible Films. Prosiding Recent Advances in Chemical Engineering, Biochemistry and Computational Chemistry. Paris, Perancis, 29-31.

Rojtica, M. A. (2021). Sintesis dan Karakterisasi Bioplastik Berbasis Selulosa Asetat Limbah Tebu-KitosanGliserol. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Walisongo).

Rusli, A., Metusalach, S., & Tahir, M. M. (2017). Karakterisasi Edible Film Karagenan dengan Pemlastis Gliserol. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 20(2), 219-229.

Saputro, A. N., & Ovita, A. L. (2017). Sintesis dan Karakteristik Bioplastik dari Kitosan-Pati Ganyong (Canna Edulis). Kimia dan Pendidikan Kimia, 13-21.

Septiosari, Arum., Latifah, dan Kusumastuti, E. (2014). Pembuatan dan Karakteristik Bioplastik Limbah Biji Mangga dengan Penambahan Selulosa dan Gliserol. Indonesian Journal of Chemical Science, 3 (2), 157-162.

Simarmata, E. O., Hartiati, A., & Harsojuwono, B. A. (2020). Karakteristik Komposit Bioplastik Dalam Variasi Rasio Pati Umbi Talas (Xanthosoma sagittifolium)-Kitosan. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 5(2), 7580.

Syura, I. (2020). Pembuatan dan Karakterisasi Film Bioplastik Pati Porang (Amorphophallus, SP) dan Kitosan dengan Plasticizer Sorbitol.

Utami, M. R., Latifah, L., & Widiarti, N. (2014). Sintesis Plastik Biodegradable dari Kulit Pisang dengan Penambahan Kitosan dan Plasticizer Gliserol. Indonesian Journal of Chemical Science, 3(2).

Utari, Y. (2015). Pembuatan Plastik Biodegradable dari Limbah Kulit Pisang Raja (Musa sapientum) dengan Menggunakan Plasticizer Sorbitol (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Sriwijaya).

Yuniastuti, R. T., & Muryeti, S. I. (2021). Sintesis Bioplastik dengan Pati Biji Alpukat, Selulosa Sabut Kelapa, Sorbitol dan CMC serta Penambahan Kitosan.

Zulfa, Z. (2011). Pemanfaatan Pati Ubi Jalar untuk Pembuatan Biokomposit Semikonduktor. Depok : Universitas Indonesia.

Downloads

Published

2024-12-31