“FOFUDI” New paradigm for a food hub : Upaya merespon food security guna mewujudkan Startegi Nasional Indonesia Lumbung Pangan

Authors

  • Rahman Saputra Institut Teknologi Bandung
  • Chandra Rio Maulana Akbar Institut Teknologi Bandung
  • Faza Aghnia Institut Teknologi Bandung

Keywords:

Pangan, Kawasan, Inovasi

Abstract

Food Security is a critical global issue that significantly impacts international and national socioeconomic development. It pertains to a country's or region's capacity to ensure a consistent supply of sufficient, safe, and accessible food for its population. Indonesia, being a nation with a substantial populace, confronts formidable obstacles in attaining food security. According to the 2022 Global Food Security Index, Indonesia is ranked 63rd among 113 countries in terms of food security. In response to this challenge, the government has devised a food estate program primarily situated on Kalimantan Island. Nevertheless, the current focus of the food estate mainly revolves around integrated food development, encompassing agriculture, plantations, and animal husbandry within a single area. However, to establish a dynamic and sustainable region, various other factors and principles that the author believes have been neglected in the present strategy need to be addressed. This necessitates innovative thinking and a shift in mindset to establish a robust foundation for Indonesia's food security by 2045, in preparation for global competition. The proposed innovative concept adopts a regional approach, concentrating on developing specific areas to redefine Indonesia's agricultural, social, and ecological heritage. This fresh perspective is embodied in the design of an all-encompassing food hub zone termed FOFUDI: Food Future District. This model can be replicated in analogous contexts, applying inventive concepts of urban infrastructure and technology. By preserving the local region's role and cultural identity as a primary food source while integrating essential elements of Indonesian culture, FOFUDI introduces a novel paradigm for regionally-based urban living.

 

Abstrak

Ketahanan Pangan (Food Security) merupakan salah satu isu global yang serius bagi pembangunan sosial ekonomi internasional dan nasional. Ketahanan pangan mencerminkan kemampuan suatu negara untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan tersedia bagi penduduk. Indonesia, sebagai negara dengan populasi yang besar, Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mencapai ketahanan pangan. Data Global Food Security Index tahun 2022 menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke 63 dari 113 negara dalam urutan ketahanan pangan. Dalam merespon fenomena tersebut, pemerintah merencanakan program food estate yang sebagian besar berada di pulau Kalimantan. Sejauh ini, food estate hanya berupa pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan di satu kawasan. Sedangkan untuk tercapainya kawasan yang aktif dan berkelanjutan, ada faktor dan prinsip lainnya yang penulis beranggap belum terwujud dalam strategi yang ada saat ini. Sehingga butuh inovasi dan perubahan cara berfikir untuk mewujudkan Lumbung Pangan baik untuk Indonesia sebagai persiapan mengahadapi persaingan global dunia 2045. Gagasaninovasi yang diajukan menggunakan pendekatan regional dalam pengembangan kawasan pilihan untuk meredefinisikan warisan pertanian, sosial, dan ekologis Indonesia. Visi baru ini disimulasikan dalam rancangan kawasan food hub terpadu yang dinamai FOFUDI; Food Future District yang dapat diimplementasikan di konteks serupa dan menerapkan inovasi gagasan infrastruktur perkotaan dan teknologi. Dengan mempertahankan peran identitas wilayah sebagai keranjang pangan, dan mengambil elemen penting dari budaya Indonesia, FOFUDI mewakili paradigma baru dalam kehidupan perkotaan yang berbasis fundamental regional berkaraker.

References

Aditya, F. G. (2015). Analisis Dan Perancangan Prototype Smart Home Dengan Sistem Client Server Berbasis Platform Android Melalui Komunikasi Wireless. e-Proceeding of Engineering, 2(2): 3070-3077.

Dullien, F. A. L. (1992). Porous Media: Fluid Transport and Pore Structure. San Diego: Academic Press.

George B. Thomas, J. (2014). Calculus (Thirteenth). Boston: Pearson Education.

Global Food Security Index. (2019). Strengthening food systems and the environment through innovation and investment Strengthening food systems and the environment through innovation and investment. Diakses pada 16 Juli 2023 dari https://foodsecurityindex.eiu.com/

Global Food Security Index (2021) Addressing structural inequalities to build strong an)d sustainable food systems Introduction 11. Diakses pada 15 Juli 2023, dari https://foodsecurityindex.eiu.com/

. Global Food Security Index and SDGs. (n.d.).

Global Food Security Index. (2023). Indeks Ketahanan Pangan Indonesia berdasarkan GFSI. Diakses pada 20 Juli 2023, dari https://impact.economist.com/sustainability/project/food-security-index/explore-cou

ntries/indonesia

Harahap. F. M., (2013). Dampak Urbanisasi bagi Perkembangan Kota di Indonesia. Jurnal Society, Vol. I, No.1.

Hidayat, A. (2009). Sumberdaya Lahan Indonesia : Potensi, Permasalahan,Dan Strategi Pemanfaatan. Jurnal Sumberdaya Lahan , 3(2), 108. https://media.neliti.com/media/publicat

ions/133835-ID-none.pdf

Holyoke, J. B. Lobitz, W. C. (1952). Histologic Variations in the Structure of Human Eccrine Sweat Glands. Journal of Investigative Dermatology, 18(2): 147–167.

Kacaribu, F. (2020). Kondisi Perekonomian Dan APBN Terkini. https://www.kemenkeu.go.id/media/16

257/v4-ka-bkf_dialogue-kita-kli-2oktober-2020.pdf

Kementrian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Strategi Pemerintah Dorong Ketahanan Pangan untuk Hadapi Dinamika Global. Diakses pada 18 Agustus 2023 dari https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Strategi-Peme

rintah-DorongKetahanan-Pangan

Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (2022). Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Pemerintah Tingkatkan Ketangguhan Bencana dan Pemanfaatan Teknologi. Diakses pada 18 Agustus 2023 dari https://ekon.go.id/publikasi/detail/4737/perkuat-ketahanan-pangan-nasional-pemerin

tah-tingkatkanketangguhan-bencana-dan-pemanfaatan-teknologi

Neufert, Ernst. 2002. Data Arsitek, Jilid 2, (diterjemahkan oleh : Dr. Ing Sunarto Tjahjadi; Dr. Ferryanto Chaidir). Erlangga. Jakarta.

Suryana. 2008. Kewirausahaan Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba.

Tan, Cheryl. (2022). New urban farm can produce 33 tonnes of leafy greens annually in compact space. THE STRAITS TIMES. Diakses pada 18 Agustus 2023 dari https://www.straitstimes.com/singapore/new-urban-farm-can-produce-33-tonnes-of-l

eafy-greens-annually-incompact-space

Wirapranatha, A. (2022). Strategi Pengembangan Food Estate dalam Pemulihan Ekonomi Nasional. Jurnal Ekonomi Pertahanan, volume 8 no 1 tahun 2022.

Prasetyo, D. I. (2018). Integrasi Program Ruang Pertanian, Ruang Publik, dan Ruang Wisata Dalam Perancangan Bangunan Vertical Urban Agriculture di Surabaya. JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 7, No. 2.

Downloads

Published

2024-12-31