Analisis Implementasi Maqashid Syariah Budidaya Maggot di Desa Sekaran Kabupaten Lamongan

Authors

  • Sinta Dewiswara Universitas Negeri Surabaya
  • A’rasy Fahrullah Universitas Negeri Surabaya
  • Ni’am Al Mumtaz Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Adinda Putri Permata Hati Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Budidaya Maggot, Maqasid Syariah, Pengolahan Sampah, Perekonomian Desa

Abstract

The people of Sekaran Village have a maggot farming program which is motivated by the problem of piles of garbage which can cause various impacts. The village government of Sekaran spends millions each year on waste management and disposal costs. The purpose of this maggot farming program is to maintain the sustainability of the organic waste management program through maggot farming, production and branding of products from cultivation to help improve the economy of Sekaran Village and create clean, beautiful and healthy village conditions. The method used in this research is a qualitative approach in the form of descriptive in this study to obtain data in this case with several methods. Data collection techniques were carried out namely interviews, observation and documentation. Based on the explanation of the approach method and the type of research used in this research is qualitative research, the research will carry out data analysis techniques using qualitative methods as well, for example before entering the field, during the field and after the field. Phenomenological data analysis process. Results The relevance of maqasid sharia in maggot cultivation intends to prosper the people of Sekaran Village and also in the cultivation process and its production results which are implemented according to maqasid sharia have been implemented in business practices and processing has been accommodated within the scope of sharia in an unwritten manner.

 

Abstrak

Masyarakat Desa Sekaran mempunyai program budidaya maggot yang dilatarbelakangi dengan permasalahan tumpukan sampah yang dapat menimbulkan berbagai macam dampak. Pemerintah desa Sekaran menghabiskan uang jutaan setiap tahunya untuk biaya pengolahan dan pembuangan sampah. Tujuan dari program budidaya maggot ini adalah menjaga keberlanjutan program pengelolahan sampah organik melalui budidaya maggot, produksi dan branding produk dari hasil budidaya untuk membantu meningkatkan perekonomian Desa Sekaran dan Menciptakan kondisi lingkungan desa yang bersih, asri dan sehat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif berbentuk deskriptif dalam penelitian ini untuk memperoleh data dalam hal ini dengan beberapa metode Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penjelasan metode pendekatan dan jenis penelitian tersebut yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, maka penelitian akan melakukan teknik analisis data menggunakan cara kualitatif juga, misalnya saat sebelum memasuki dilapangan, selama dilapangan dan setelah dilapangan. Proses analisis data secara fenomenologis. Hasil Relevansi maqasid syariah dalam budidaya maggot bermaksud untuk mensejahterahkan masyarakat Desa Sekaran dan juga dalam proses budidaya serta hasil produksinya yang diimplementasikan sesuai maqasid syariah sudah terimplementasikan dalam praktek usaha dan pengolahan sudah terakomodir dalam lingkup syariah secara tidak tertulis.

References

Apriyanto, R., dkk. (2022). Maggot BSF sebagai peningkatan ekonomi dan pola hidup sehat di masa pandemi Kec. Dander Kabupaten Bojonegoro. PADIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2).

Duski, I. (2019). Al-Qawa’id al-maqashidiyah (Kaidah-kaidah maqashid). Ar-Ruzz Media.

Fauzi, R. U. A., & N. S., E. R. (2018). Analisis usaha budidaya maggot sebagai alternatif pakan lele. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 7(1), 39–46.

Ibnu Taimiyah. Majmu’ fatawa (Juz 10, hlm. 512).

Hasibuan, M. S. P. (2009). Manajemen dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara.

Martono, T. (2022). Desa Sekaran sukses manfaatkan sampah untuk budidaya maggot. https://tuban.inews.id/read/63928/desa-sekaran-sukses-manfaatkan-sampah-untuk-budidaya-maggot

Megumu, S. R. (2019). Lalat tentara hitam prajurit bersayap pengolah sampah organik. https://www.greeners.co/flora-fauna/prajurit-bersayap-pengolah-sampah-organik/

Syauqillah, M. (2021). Manajemen peningkatan ekonomi masyarakat melalui budidaya kerang hijau dalam prespektif maqosid syariah. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 2(2).

Septiawati, R., dkk. (2021). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal budidaya black soldier fly (maggot) di Desa Sukaratu Karawang. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 3(2), 219–229.

Downloads

Published

2024-12-31