Kebutuhan Pemberdayaan Masyarakat Miskin Struktural (Studi Kasus di Desa Prangi Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro)

Authors

  • Sri Utari Universitas Sebelas Maret
  • Haryani Saptaningtyas Universitas Sebelas Maret
  • Joko Winarno Universitas Sebelas Maret

Keywords:

Program Keluarga Hrapan, Kemiskinan, Pemberdayaan

Abstract

This research aims to understand the empowerment needs of the beneficiaries of the Program Keluarga Harapan (PKH) in Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. The analysis is conducted using Abraham Maslow's hierarchy of needs theory. Informants of this research are the beneficiaries who participate in empowerment conducted by PKH and the exbeneficiary who has been independent. The informants are selected using snowball sampling. The research data used are primary and secondary data. The primary data consists of interview and interview results, while the secondary data includes data from BPS, PKH facilitators, and the Social Services Office of Kabupaten Bojonegoro. This qualitative with case studies research results that the need for empowerment which is the peak of need in Maslow’s hierarchy is still needed by the beneficiary of PKH in Prangi. The potential and characteristics of PKH beneficiaries vary and most of them has not been able to develop properly. Structural poverty experienced by most of PKH beneficiaries must be provided by the solution to reduce even eliminate by providing empowerment and change the police which has been not pro Poor.

 

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kebutuhan pemberdayaan dari Penerima Manfaat PKH di Desa Prangi Kecamatan Padangan. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori hierarki kebutuhan menurut Abraham Maslow. Informannya adalah Penerima manfaat PKH aktif mengikuti kegiatan pemberdayaan dan telah mengalami graduasi (keluar) dari kepersetaan PKH karena keinginannya sendiri. Informan dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Data Penelitian yang dipergunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer berupa data hasil wawancara dan interview, sedangkan data sekundernya adalah data dari BPS, Pendamping PKH dan Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro. Penelitian dengan pendekatan kualitatif studi kasus ini menghasilkan kesimpulan melakukan pemberdayaan sesuai dengan karakteristik dan potensi dari penerima manfaat PKh terbukti mampu efektif menghasilkan penerima manfaat PKH yang mandiri dan tidak bergantung kepada bantuan dari pemerintah. Kebutuhan pemberdayaan yang merupakan kebutuhan puncak yaitu aktualisasi diri masih diperlukan oleh penerima manfaat PKH di Desa Prangi masih sebab potensi dan karakteristik dari penerima PKH beragam dan tidak semua memiliki kemampuan untuk berkembang dengan baik. Kemiskinan struktural yang dialami oleh sebagian besar PKH harus diberikan solusi untuk mengurangi bahkan menghilangkannya dengan jalan memberikan pemberdayaan dan merubah kebijakan yang belum memihak pada golongan masyarakat miskin.

References

Adawiyah, S. E. (2020). Kemiskinan dan faktor-faktor penyebabnya. Journal of Social dan Social Service, 1(1).

Andriani, R. A., Winarno, J., & Wibowo, A. (2020). Analisis kebutuhan masyarakat dalam pengembangan wisata Dewi Sambi di Desa Samiran. Jurnal Nasional Pariwisata, 12(2).

Angkotasan, M. A. (2021). Pemberdayaan masyarakat miskin melalui Program Keluarga Harapan (PKH) oleh Dinas Sosial di Kecamatan Sirimau Kota Ambon Provinsi Maluku.

Amrin, M. (2023). Pemberdayaan keluarga penerima manfaat PKH dalam upaya meningkatkan graduasi mandiri. Universitas Lampung.

Badan Pusat Statistik. BPS. https://www.bps.go.id/brs/view/id/1229

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2020). Dampak COVID-19 terhadap kemiskinan dan mobilitas anak di Indonesia.

Hamid, H. (2018). Manajemen pemberdayaan masyarakat. De La Macca.

Hikmat, H. (2019, October 15). Program Keluarga Harapan dan SDGs. Seminar FKP ke-3, Jakarta.

Imron, M. (2003). Kemiskinan dalam masyarakat nelayan. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 5(1).

Irvianti, L. S. D. (2004). Pengembangan karier sebagai motivator kerja karyawan. The Winners, 5, 1–7.

Junaidi, Purboyo, M. G., & Amriwa, A. (2021). Transformasi pengentasan kemiskinan keluarga fakir miskin penerima Program Keluarga Harapan (Studi di Desa Wonodadi Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu). Administratio: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, 12(2).

Kamal, N., Wahyudin, & Qomariyah, U. (2019). Hierarki kebutuhan sebagai dasar refleksi diri tokoh dalam novel Pesantren Impian. Jurnal Sastra Indonesia, 8(2).

Kusuma, R. (2022). Integrasi sosial masyarakat miskin di perkotaan. Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-Undangan dan Pranata Sosial, 7(1).

Lubis, R. S. (2022). Motivasi PKH dalam graduasi mandiri di Kelurahan Sialang Sakti Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekan Baru [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].

Nainggolan, M. C. (2012). Analisis kemiskinan masyarakat petani (Studi kasus di Dusun Ciauteum Ilir Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor) [Tesis, Program Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial, PPS UI].

Ningrum, A. P. (2020). Pemberdayaan keluarga penerima Program Keluarga Harapan melalui family development session [Skripsi, Program Studi Ilmu Kesejahteraan, Universitas Jember].

Pramudyasmoro, H. G. (2022). Perilaku masyarakat miskin di Kota Bengkulu dan model pengentasan kemiskinan berbasis nilai sosial budaya lokal.

Risqiana, E. (2020). Dampak Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap keluarga miskin di Kabupaten Pekalongan [Tesis, Program Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana UNNES].

Sartika, C. (2016). Studi faktor-faktor penyebab kemiskinan masyarakat Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Jurnal Ekonomi, 1, 106–118.

Siswati, Saragi, B., MU, B., & N. A., A. (2021). Analisis pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik, 8(1).

Suharto, E. (2012). Program Keluarga Harapan (PKH): Memotong kemiskinan anak bangsa. Jurnal Aspirasi, 3.

Sujarwo. (2020). Analisis kebutuhan masyarakat. Rajawali Pers.

Suleman, S. A. Program Keluarga Harapan: Antara pengetasan kemiskinan dan perlindungan sosial. Prosiding KS: Riset dan PKM, 4(1).

Suryawati, C. (2005). Memahami kemiskinan secara multidimensional. JMPK, 8(3).

Suyanto, B. (2001). Kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 14(4), 25–42.

Teori Abraham Maslow. Retrieved from http://wardalisa.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.3

Yusuf, Y. (2016). Analisis sosial ekonomi pembangunan pedesaan di Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 7(19), 55–71.

ANTARA News. 15 negara pelajari program bantuan tunai bersyarat Indonesia.

Downloads

Published

2024-12-31