Rancang Bangun Aplikasi “JalanDesa” Sebagai Solusi Pengaduan dan Keterbukaan Informasi Masalah Kerusakan Jalan di Desa Dalam Rangka Mewujudkan Tujuan SDGS Desa
Keywords:
Kerusakan jalan, Inovasi, DesaAbstract
Damage to road infrastructure is still a serious problem in rural areas. Although problems related to poor village road infrastructure have often been reported to the village government, their handling is still not responsive. In addition, the lack of information regarding the conditions under which citizen reports have reached the agency in charge allows residents to be unable to determine when the handling will begin immediately. This study aims to offer an alternative that can be used as a consideration to overcome problems related to road damage through an integrated reporting system that can be used easily by the public to take action on complaints and monitor the status of reported complaints. This study uses a descriptive method by collecting data and information from a number of media which shows the fact that a number of regions in Indonesia are still experiencing problems with poor handling of infrastructure damage, especially village roads. The research method for designing this application itself uses the software design method with the prototyping method. This study found that the "JalanDesa" application can be an alternative in overcoming the problem of the lack of responsiveness of public servants in covering the issue of damage to village road infrastructure, even though things that are included in the realm of reporting and community complaints are part of public services and the issue of road damage is also a problem. which needs serious attention because it involves the economic and development aspects which are indicators of the success of the Village SDGS.
ABSTRAK
Kerusakan infrastruktur jalan masih menjadi masalah serius di wilayah perdesaan. Meskipun permasalahan terkait buruknya infrastruktur jalan desa sudah kerapkali terlaporkan kepada pemerintah desa, tetapi penanganannya masih kurang responsif. Di samping itu, kurangnya informasi mengenai kondisi bagaimana laporan warga telah sampai pada dinas yang bertugas memungkinkan warga tidak dapat memastikan kapan penanganan akan segera dimulai. Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan sebuah alternatif yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk mengatasi permasalahan terkait kerusakan jalan melalui sistem pelaporan yang integratif dan dapat digunakan dengan mudah oleh masyarakat untuk melakukan tindakan pengaduan serta memantau status aduan yang dilaporkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan cara mengumpulkan data dan informasi dari sejumlah media yang menunjukkan fakta sejumlah daerah di Indonesia masih cukup banyak yang mengalami masalah buruknya penanganan kerusakan infrastruktur terutama jalan desa. Metode penelitian untuk perancangan aplikasi ini sendiri menggunakan metode perancangan perangkat lunak dengan metode prototyping. Penelitian ini menemukan bahwa aplikasi “JalanDesa” dapat menjadi alternative dalam mengatasi persoalan kurang responsifnya pelayan publik dalam mencangkup isu kerusakan infrastruktur jalan desa, padahal hal – hal yang masuk pada ranah pelaporan serta aduan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan publik dan isu kerusakan jalan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan serius karena menyangkut pada aspek ekonomi serta pembangunan yang menjadi indikator suksesnya.
References
Kompas. (2022a). Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Pengusaha Ini Keluarkan Rp 2,8 Miliar. https://regional.kompas.com/read/2022/04/16/114938478/kesal-jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-pengusaha-ini-keluarkan-rp-28
Kompas. (2022b). Penantian Warga Desa di Kabupaten Bandung, Sudah 12 Tahun Tunggu Jalan Rusak Diperbaiki. https://bandung.kompas.com/read/2022/07/29/205658078/penantian-warga-desa-di-kabupaten-bandung-sudah-12-tahun-tunggu-jalan-rusak
Idda Royani. (2022). Jalan Alternatif Antardesa Rusak Parah, Kades Kandanganlama Tala Berharap Segera Diperbaiki Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Jalan Alternatif Antardesa Rusak Parah, Kades Kandanganlama Tala Berharap Segera Diperbaiki, https:/. Tribun, 1. https://banjarmasin.tribunnews.com/2022/08/05/jalan-alternatif-antardesa-rusak-parah-kades- kandanganlama-tala-berharap-segera-diperbaiki#google_vignette
Ompusunggu, V. M. (2019). Dampak Pembangunan Infrastruktur Jalan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://jurnal.stkippgritulungagung.ac.id/index.php/jupeko/article/download/870/397
Setyawan, S. (2010). Penanganan Pengaduan (Complaint Handling) Dalam Pelayanan Publik (Studi Tentang Transparansi , Responsivitas, Dan Akuntabilitas Dalam Penanganan Pengaduan di Kantor Pertanahan Kota Surabaya II). Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 1(2), 293. http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/kmpbc2857774dfull.pdf
Sumayyah. 2017. “ Rancang Bangun Aplikasi Penjadwalan Mata Kuliah Pada Jurusan Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya Berbasis Web.” Tesis. Politeknik Negeri Semarang.
Whisnu Pradana. (2022). Respons Pemerintah soal Jalan Rusak di Pelosok Bandung Barat. Detik.Com. https://www.detik.com/jabar/berita/d-6177597/respons-pemerintah-soal-jalan-rusak-di-pelosok-bandung-barat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 2022

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


