Pengaruh Leverage, Arus Kas Operasi, dan Capital Intensity terhadap Financial Distress
DOI:
https://doi.org/10.21009/japa.0701.09Keywords:
Financial distress, Leverage, Arus Kas Operasi, Capital Intensity, Trade-off TheoryAbstract
This research examines the effects of leverage, operating cash flow, and capital intensity on financial distress in property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2024. Financial distress is measured using the modified Altman Z-Score for emerging markets. The sample was selected through purposive sampling, and the data were analyzed using panel regression with the random effect model. The results indicate that leverage and capital intensity positively influence financial distress, whereas operating cash flow negatively influences financial distress. These findings support the trade-off theory, suggesting that effective debt management, strong operating cash flow, and appropriate investment in fixed assets are important for maintaining a company’s financial stability and reducing the risk of financial distress.
References
Audina, D., Kurniawan, R., & Nuraini, A. (2022). Pengaruh arus kas operasi, likuiditas, dan profitabilitas terhadap financial distress. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 10(2), 45–58.
Azky, M., Hidayat, R., & Susanto, Y. (2021). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi financial distress pada perusahaan manufaktur. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(1), 112–125.
Azzahra, F., Pratiwi, D., & Handayani, S. (2025). Pengaruh leverage dan likuiditas terhadap financial distress pada perusahaan sektor properti. Jurnal Manajemen Keuangan, 13(1), 22–35.
Bachtiar, M., & Handayani, R. (2022). Capital intensity dan financial distress: Bukti empiris dari perusahaan manufaktur di Indonesia. Jurnal Akuntansi Indonesia, 11(2), 78–91.
Badan Pusat Statistik. (2023). Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022. BPS.
Bank Indonesia. (2024). Perkembangan BI Rate 2022–2024. Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2024). Survei Harga Properti Residensial (SHPR) 2022–2024. Bank Indonesia.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2024). Fundamentals of financial management (16th ed.). Cengage Learning.
Cintyarani, D., & Indrawati, N. (2024). Prediksi financial distress menggunakan Modified Altman Z-Score pada perusahaan properti. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan, 10(1), 55–68.
Gujarati, D. N. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill Education.
Harahap, S., Lubis, A., & Siregar, M. (2025). Pengaruh capital intensity terhadap financial distress pada perusahaan sektor properti di BEI. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi, 13(1), 44–57.
idx.co.id. (2024). Laporan keuangan tahunan perusahaan property dan real estate. Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id
Jessie, K., & Tannia, M. (2024). Pengaruh leverage terhadap financial distress pada perusahaan properti yang terdaftar di BEI. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 12(2), 88–101.
Kasmir. (2021). Analisis laporan keuangan (Edisi revisi). Rajawali Pers.
Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2020). Intermediate accounting (17th ed.). John Wiley & Sons.
Kosasih, A., Permana, D., & Wijaya, T. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi financial distress pada perusahaan sektor perdagangan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 9(2), 67–80.
Kraus, A., & Litzenberger, R. H. (1973). A state-preference model of optimal financial leverage. The Journal of Finance, 28(4), 911–922.
Mahasin, A., Rahmawati, D., & Nugroho, P. (2025). Pengaruh leverage terhadap financial distress: Studi pada perusahaan properti di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi, 14(1), 33–46.
Marlina, T., & Setiawati, R. (2024). Pengaruh capital intensity terhadap financial distress pada perusahaan sektor properti. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 21(1), 112–125.
Maulidina, F., Sari, R., & Pratama, A. (2024). Faktor internal yang memengaruhi financial distress pada perusahaan sektor manufaktur. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 16(1), 89–102.
Nurcahyono, N., Ardiyanto, M. D., & Susilowati, Y. (2023). Leverage dan financial distress: Analisis pada perusahaan properti di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(2), 134–147.
Nursal, M., Kurniawan, A., & Wibowo, T. (2023). Arus kas operasi dan financial distress: Studi empiris perusahaan properti di BEI. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(1), 56–69.
Pandapotan, S., & Puspitasari, E. (2022). Pengaruh arus kas operasional terhadap financial distress pada perusahaan properti dan real estate di BEI. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 19(1), 23–36.
Purba, R., & Achmad, T. (2023). Pengaruh arus kas operasi terhadap financial distress pada perusahaan sektor properti. Jurnal Akuntansi Indonesia, 12(2), 98–111.
Ross, S. A., Westerfield, R. W., & Jordan, B. D. (2021). Fundamentals of corporate finance (13th ed.). McGraw-Hill Education.
Setiawati, L. (2023). Analisis kepailitan PT Forza Land Indonesia Tbk: Studi kasus aset tidak likuid dan kewajiban jangka pendek. Jurnal Hukum Bisnis dan Kepailitan, 5(1), 44–57.
Sugianto, D. (2021). Analisis kepailitan PT Hanson International Tbk (MYRX): Tinjauan atas utang, kinerja pasar, dan pengelolaan keuangan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan, 7(2), 78–91.
Syafella, R., Andriani, D., & Kusuma, W. (2022). Pengaruh capital intensity terhadap financial distress pada perusahaan properti di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 19(2), 67–80.



