Pengaruh Latihan Hurdle Jump dan Box Jump terhadap Kapasitas Aerobik dan Sprint 10 dan 20 Meter pada Atlet Futsal Tingkat Porda
Abstract
Abstrak. Kecepatan dan kapasitas aerobik merupakan komponen fisik penting dalam futsal yang bersifat intermiten dan berintensitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan hurdle jump dan box jump terhadap VO₂max serta kecepatan sprint 10 m dan 20 m pada atlet futsal tingkat Porda. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimen dengan rancangan satu kelompok prates–pascates. Subjek berjumlah 20 atlet futsal putra yang diberi program latihan hurdle jump dan box jump selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan setelah uji normalitas Shapiro-Wilk terpenuhi, dengan taraf signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh variabel (p < 0,001): VO₂max meningkat dari 48,53 ± 4,01 menjadi 50,18 ± 4,02 ml/kg/menit (d = 0,87); waktu sprint 10 m menurun dari 1,86 ± 0,21 menjadi 1,60 ± 0,19 detik (d = 2,47); dan waktu sprint 20 m menurun dari 3,66 ± 0,18 menjadi 3,10 ± 0,21 detik (d = 5,29). Disimpulkan bahwa latihan hurdle jump dan box jump efektif meningkatkan VO₂max sekaligus kecepatan sprint jarak pendek atlet futsal, dan dapat menjadi metode latihan yang praktis bagi pelatih.
Kata kunci: futsal; plyometric; hurdle jump; box jump; kapasitas aerobik; sprint