Pemodelan Dinamis Kerentanan Sosial Daerah Rawan Rob di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara
DOI:
https://doi.org/10.21009/jgg.152.07Keywords:
kerentanan sosial, pemodelan dinamis, VSD, Indeks Ketahanan Daerah, PenjaringanAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan sosial masyarakat Kecamatan Penjaringan terhadap banjir rob melalui pemodelan dinamik dan menilai efektivitas peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) sebagai strategi pengurangan risiko. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis sistem dinamis dengan data sekunder dari BPS, BMKG, NASA Sea Level Change Portal, BPBD, Satu Data Jakarta, dan studi subsidensi. Model dibangun menggunakan Powersim 10 berdasarkan kerangka Vulnerability Scoping Diagram yang mengintegrasikan indeks keterpaparan, sensitivitas, dan ketahanan daerah. Validasi model menunjukkan MAPE 6,15%, AME 5,61%, dan AVE 16,45%, sehingga model layak untuk simulasi. Uji sensitivitas menunjukkan bahwa peningkatan keterpaparan menaikkan indeks kerentanan, sedangkan peningkatan kapasitas menurunkannya. Skenario komprehensif peningkatan IKD menghasilkan reduksi kerentanan terbesar hingga 25,71 poin pada 2045. Penelitian ini memperkuat teori kerentanan sosial dan mendukung kebijakan adaptasi pesisir berbasis ketahanan daerah.