Pengaruh Model Pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Self-efficacy Siswa

Authors

  • Dhea Permata Sari Universitas Negeri Jakarta
  • Ellis Salsabila Universitas Negeri Jakarta
  • Qorry Meidianingsih Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/jrpms.102.02

Keywords:

Connected Mathematics Project, kemampuan penalaran matematis, Self-Efficacy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa SMA, dengan mempertimbangkan tingkat self-efficacy sebagai variabel moderator. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu dengan desain posttest only control group dan treatment by level 2×2. Sampel terdiri dari dua kelas yang dipilih secara acak dari kelas X di SMA Negeri 14 Bekasi, yaitu kelas X.7 sebagai kelas eksperimen yang diterapkan model pembelajaran CMP dan kelas X.12 sebagai kelas kontrol yang diterapkan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan penalaran matematis dan angket self-efficacy yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis ANAVA dua arah menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta adanya interaksi signifikan antara model pembelajaran dan self-efficacy. Uji lanjutan dengan uji-t menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi memperoleh hasil penalaran lebih tinggi secara signifikan saat belajar dengan model pembelajaran CMP dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Namun, pada kelompok siswa dengan self-efficacy rendah, tidak ditemukan perbedaan signifikan.

References

Akuba, S. F., Purnamasari, D., & Firdaus, R. (2020). Pengaruh Kemampuan Penalaran, Efikasi Diri dan Kemampuan Memecahkan Masalah Terhadap Penguasaan Konsep Matematika. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 4(1), 44. https://doi.org/10.33603/jnpm.v4i1.2827

Aprillia, E., & Lestari, K. E. (2022). Efektivitas model connected mathematics project terhadap kemampuan penalaran matematis dan kecemasan matematika. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 873–882.

Asdarina & Ridha. (2020). Analisis kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal setara PISA konten geometri. Jurnal Numeracy, 7(1), 35–48.

Bandura, A. (1994). Self-efficacy. Encyclopedia of Human Behavior, 4(1994), 71–81.

Basuki, K. H., & Lestari, W. (2020). Kecerdasan spiritual dan kecerdasan intrapersonal terhadap kemampuan penalaran matematika. Prosiding Seminar Nasional Sains, 1(1), 447–455.

Campbell, D. T., & Stanley, J. C. (1963). Experimental and quasi-experimental design for research. In British Journal of Educational Studies (Vol. 14, Issue 1).

Dahlgren, J. (2020). Reflection’s impact on student learning reflection’s impact on student learning. Minnesota State University Moorhead.

Damaryanti, D. D., Mariani, S., & Mulyono, M. (2017). The analysis of geometrical reasoning ability viewed from self-efficacy on connected mathematic project (CMP) learning etnomathematics-based. Unnes Journal of Mathematics Education, 6(3), 325–332.

Daulay, L. A. (2022). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran connected mathematics project (CMP). OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika, 1(2), 22–28.

González, G., & Eli, J. A. (2017). Prospective and in-service teachers’ perspectives about launching a problem. Journal of Mathematics Teacher Education, 20(2), 159–201.

Hadiat, H. L., & Karyati, K. (2019). Hubungan kemampuan koneksi matematika, rasa ingin tahu dan self-efficacy dengan kemampuan penalaran matematika. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 6(2), 200–210.

Herdyani, K. (2021). Penerapan model pembelajaran think-talk-write (TTW) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika. Jimedu: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 1(4), 1–12.

I.D.A.I. Swari, I.W. Lasmawan, & I.B. Putrayasa. (2022). Pengembangan instrumen self-efficacy dan kecerdasan sosial dalam pembelajaran IPS SD. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 55–56.

Kemendikbudristek. (2022). Salinan peraturan menteri pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi republik indonesia nomor 7 tahun 2022 tentang standar isi pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi, 14.

Lappan, G. (2002). Getting to know connected mathematics: an implementation guide.

Lidwina, F. L., Melyani, M., & Citroresmi, N. (2021). Penerapan model pembelajaran connected mathematics project ( CMP ) dengan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 1–11.

Lubis, R. N., Meiliasari, & Rahayu, W. (2023). Kemampuan komunikasi matematis siswa pada pembelajaran matematika. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah, 7(2), 23–34. https://doi.org/10.21009/jrpms.072.03

Muhalimah, A. P., Lestari, R., & Riswari, L. A. (2023). Analisis Penalaran dan Pemecahan Masalah MatematikaTerhadap Siswa Kelas III pada Bimbel Teras Belajar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 10(2), 1–9.

Nisa, F. K., & Arliani, E. (2023). Junior high school students’ mathematical literacy in terms of mathematical self-efficacy. Jurnal Elemen, 9(1), 283–297.

Nurhayati, Afrizawati, & Rivaldo, Y. (2021). Pembelajaran matematika dengan pendekatan investigatif untuk meningkatkan kemampuan penalaran dan representasi matematis siswa sekolah dasar. Al-Mafahim: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 8–15.

Nurkhafifah, S., Simamora, L., & Hartati, L. (2022). Pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas X IPA SMAN 21 kota bekasi. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 165–172.

OECD. (2022). Pisa 2022 Mathematics Framework (Draft). OECD Publishing.

Onoshakpokaiye, O. E. (2023). An overview of reasoning ability in mathematics and mathematics achievement of students in tertiary institution. IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching), 7(2), 309–318.

Qodriansyah, D., Rhamayanti, Y., & Nasution, P. R. (2023). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa SMP negeri 2 muara sipongi dengan penerapan pendekatan open ended. 6(2).

Saleh, M., Prahmana, R. C. I., Isa, M., & Murni. (2018). Improving the reasoning ability of elementary school student through the indonesian realistic mathematics education. Journal on Mathematics Education, 9(1), 41–54.

Sengupta-Irving, T., & Agarwal, P. (2017). Conceptualizing perseverance in problem solving as collective enterprise. Mathematical Thinking and Learning, 19(2), 115–138.

State, T. (2023). PISA 2022 Result. In Pisa 2022: Vol. I.

Ulya, V. H., & Utami, R. (2024). Efektivitas model pembelajaran connected mathematics project (CMP) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X SMA negeri 1 wiradesa. Circle: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 1–10.

Wahyuningsih, R., Abidin, Z., & Ilmi, Y. I. N. (2021). Analisis kemampuan penalaran matematis ditinjau dari self- efficacy pada materi perbandingan peserta didik kelas VII SMP negeri 2 trawas. Jp3, 16(19), 160–170.

Yusdiana, B. I., & Hidayat, W. (2018). Analisis kemampuan penalaran matematis siswa SMA pada materi limit fungsi. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(3), 409.

Downloads

Published

2026-09-17