Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing terhadap Keterampilan Kolaborasi dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.21009/jrpms.101.03Kata Kunci:
Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing, Keterampilan kolaborasi, Kemampuan Pemecahan MasalahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada mata kuliah Aljabar Dasar dan Trigonometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari delapan mahasiswa program studi Pendidikan Matematika yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel total. Pembelajaran penemuan terbimbing diimplementasikan melalui pemberian arahan, pengajuan pertanyaan, dan dukungan bertahap untuk membantu mahasiswa menyelesaikan masalah aljabar dan trigonometri secara kolaboratif. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan lembar observasi keterampilan kolaborasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji paired sample t-test, serta perhitungan N-gain dan effect size. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa setelah penerapan pembelajaran penemuan terbimbing (t(7) = 13,69; p < 0,001) dengan nilai N-gain sebesar 0,61 (kategori sedang) dan effect size yang sangat besar (Cohen’s d = 4,84). Uji non-parametrik Wilcoxon sebagai pembanding juga menunjukkan hasil yang signifikan (p < 0,01), sehingga memperkuat temuan penelitian. Selain itu, keterampilan kolaborasi mahasiswa menunjukkan perkembangan positif selama proses pembelajaran berdasarkan hasil observasi. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran penemuan terbimbing menunjukkan adanya peningkatan signifikan bila diterapkan di kelas kecil untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini memberikan implikasi awal untuk pengembangan pembelajaran matematika di pendidikan tinggi yang berorientasi pada aktivitas dan kolaborasi mahasiswa.
Referensi
Arfiani, V., & Rismen, S. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas VIII SMP. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah, 9(2), 61–75. https://doi.org/10.21009/jrpms.092.07
Batubara, I. H. (2020). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Melalui Metode Penemuan Terbim
bing Berbantuan Sofware Geogebra. Journal Mathematics Education Sigma [JMES], 1(1), 24–28. https://doi.org/10.21009/jrpms.092.07
Ekaputra, F. (2023). Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kolaborasi Mahasiswa Melalui Model Discovery Learning. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 9(2), 208–214. https://doi.org/10.30653/003.202392.448
Faridah, N. A., Chandra, A. P., & Amelia, D. (2023). Pengembangan keterampilan sosial dan kolaborasi mahasiswa melalui metode Peer Teaching di perguruan tinggi. EDUTECH, 22(3), 280–294. https://doi.org/10.17509/e.v22i3.63205
Febriana, R., & Delyana, H. (2025). Analysis Of Students’mathematical Problem-Solving Ability In SPLDV Material. Jurnal Pembelajaran Dan Matematika Sigma (JPMS), 11(2), 201–209. https://doi.org/10.36987/jpms.v11i2.7967
Febriana, R., Putri, P. O., & Delyana, H. (2023). The Effect of Model Discovery Learning on Students’ Self-Efficacy and Student Learning Outcomes. AlphaMath: Journal of Mathematics Education, 9(2), 119–127. https://doi.org/10.30595/alphamath.v9i2.19498
Jana, P., & Fahmawati, A. A. N. (2020). Model discovery learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(1), 213–220.
Khomsiatun, S., & Retnawati, H. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(1), 92–106. https://doi.org/10.21831/jrpm.v2i1.7153
Meltzer, D. E. (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible “hidden variable” in diagnostic pretest scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1268. https://doi.org/10.1119/1.1514215
Quick, J., & Hall, S. (2015). Part three: The quantitative approach. Journal of Perioperative Practice, 25(10), 192–196.
Rahmi, R., Putri, R. I. I., Febriana, R., Haryono, Y., & Lovia, L. (2023). Learning Process Of Polyhedron Using Collaborative Learning Through LSLC. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 12(2), 1942–1952. https://doi.org/10.24127/ajpm.v12i2.6917
Rosiyanti, H. (2016). Penggunaan software lindo dengan metode pembelajaran penemuan terbimbing untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa matematika angkatan 2013 pada matakuliah program linier. FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 2(2), 19–27. https://doi.org/10.24853/fbc.2.2.19-27
Sarifah, F., & Nurita, T. (2023). Implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. PENSA: E-Jurnal Pendidikan Sains, 11(1), 22–31. https://doi.org/10.26740/pensa.v11i1.46474
Sriwahyuni, K., & Maryati, I. (2022). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis siswa pada Materi Statistika. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 335–344. https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i2.1109
Tahir, T., & Kurniawan, P. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(4), 1059–1066. https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i4.3003


