Pengembangan LKPD berbasis Etnogeometri Rumah Betang Ensaid Panjang berdasarkan Teori Van Hiele Siswa Kelas VII SMP

Authors

  • Sofy Amelia Nafisa STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
  • Rehgia Maris Lumban Gaol
  • Honivitus Bayu
  • Olenggius Jiran Dores
  • Beni Setiawan

DOI:

https://doi.org/10.21009/jrpms.102.06

Keywords:

etnogeometri, geometri SMP, lembar kerja peserta didik, model ADDIE, Rumah Betang Ensaid Panjang, teori Van Hiele

Abstract

Pembelajaran geometri di SMP masih didominasi pendekatan prosedural sehingga belum optimal dalam mengembangkan kemampuan berpikir geometri siswa. Meskipun penelitian tentang etnomatematika maupun teori Van Hiele telah banyak dilakukan, belum ditemukan pengembangan LKPD yang secara terpadu mengintegrasikan etnogeometri Rumah Betang Ensaid Panjang dengan orientasi teori Van Hiele. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan LKPD berbasis etnogeometri Rumah Betang Ensaid Panjang untuk menghasilkan bahan ajar geometri yang memiliki tingkat validitas dan kepraktisan yang memadai bagi siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menerapkan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melalui tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang telah dikembangkan selanjutnya diujicobakan kepada 30 siswa kelas VII A SMPN 6 SATAP Sintang. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh dosen ahli dan guru matematika serta angket respon siswa untuk mengukur tingkat kepraktisan LKPD berdasarkan penilaian siswa. Data penelitian diperoleh melalui proses validasi oleh para ahli, penyebaran angket respons kepada siswa, serta dokumentasi. Seluruh data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan pendekatan persentase. Berdasarkan hasil analisis, LKPD yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 85,56% sehingga termasuk dalam kategori Sangat Valid, sedangkan tingkat kepraktisannya mencapai 83,8% dengan kategori Sangat Praktis. Capaian tersebut mengindikasikan bahwa LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan untuk dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif bahan ajar geometri yang mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam proses pembelajaran. LKPD ini dirancang untuk mendukung aktivitas berpikir geometri pada Level 0 (Visualisasi) dan Level 1 (Analisis) menurut teori Van Hiele melalui pemanfaatan konteks Rumah Betang Ensaid Panjang.

References

Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Ali, N. N., Lestari, P., & Rahayu, D. V. (2023). Kesulitan siswa SMP pada pembelajaran geometri materi bangun datar. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 45–58.

Andila, Y. D., & Musdi, E. (2021). Practicality of geometry learning set based on Van Hiele theory to increase students’ mathematical communication ability. Journal of Physics: Conference Series, 1742(1), 012038. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1742/1/012038

Annadhira, N., Rahmi, D., Kurniati, A., & Yuniati, S. (2022). Eksplorasi etnomatematika Rumah Adat Melayu Atap Lontik Riau. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 1724–1735. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i2.1347

Barumbun, M., & Kharisma, D. (2022). Procedural knowledge or conceptual knowledge? Developing the so-called proceptual knowledge in mathematics learning. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 15(2), 103–118. https://doi.org/10.20414/betajtm.v15i2.472

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

D’Ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and its place in the history and pedagogy of mathematics. For the Learning of Mathematics, 5(1), 44–48.

Habsyi, R., Suradi, S., & Rosidah, R. (2025). Integrasi konteks budaya Nusantara dalam pembelajaran matematika: Suatu kajian literatur tentang pendekatan etnopedagogi dan etnomatematika. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(4), 1695–1707. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i4.3657

Jannah, M., Wati, E. H., & Wulanningtyas, D. (2025). Etnogeometri dalam artefak budaya Indonesia: Kajian sistematis untuk pembelajaran matematika kontekstual. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 12(1), 21–36.

Luthfi, H., & Rakhmawati, F. (2022). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis etnomatematika pada materi bangun ruang sisi lengkung kelas IX. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 98–109. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i1.1877

Mangdhuroh, A. H., Wibowo, W. H., & Sholihah, U. (2025). Kajian Implementasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah. 8.

Marlina, M., Habsyi, R., & Ula, M. (2026). Pengembangan LKPD berbasis etnogeometri untuk meningkatkan kemampuan argumentasi matematis siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 14(1), 55–68.

Mukhlis, A., Arifandi, M. Z., Komarullah, H., & Ulum, D. (2025). Tingkat berpikir siswa SMP dalam konsep geometri segiempat berdasarkan teori Van Hiele. AL-MANTIQ: Journal of Mathematics Education, Mathematics Science and Applications, 1(1), 31–42. https://doi.org/10.62097/almantiq.v1i1.2199

Muzdalipah, I., & Andayani, E. (2026). Tracing students’ cognitive progression in geometry: A design-based research through the Van Hiele model of instruction and ethnomathematics. Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 11(1), 78–94.

National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and standards for school mathematics. Author.

Nilamsari, N., & Rejeki, S. (2021). Integrasi teori Van Hiele pada LKPD materi bangun ruang sisi datar untuk mendukung peningkatan kemampuan visual spasial siswa SMP. Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika, 5(1), 1–15.

Novalena, K., & Listiani, M. (2022). Kajian etnomatematika pada Rumah Adat Betang Ensaid Panjang Kalimantan Barat. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Kalimantan, 5(1), 1–12.

Nugroho, A. D., & Zulkarnaen, R. (2021). Analisis kemampuan komunikasi matematis pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari gaya belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 6(2), 45–58.

Nurrisma, N., Abdillah, S., & Nurrizqa, N. (2024). INOVASI PEMBELAJARAN: MEMBANGUN MINAT BELAJAR BAHASA INGGRIS DASAR MELALUI PERANCANGAN APLIKASI MEDIA INTERAKTIF. Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 8(1), 38. https://doi.org/10.22373/cj.v8i1.22771

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Prafianti, R. A., Ilmayasinta, N., & Silvia, I. A. (2023). VALIDITAS BUKU AJAR MATEMATIKA SMP SEBAGAI PENGUAT ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DENGAN KONTEKS SOSIAL BUDAYA JAWA TIMUR. JIPMat, 8(2), 210–219. https://doi.org/10.26877/jipmat.v8i2.16380

Prastowo, A. (2021). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif (Edisi Revisi). DIVA Press.

Ramadanti, L. A. K., Mufliva, R., Ayuningrum, I., & Hanifah, E. M. I. (2023). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan konteks budaya lokal pada materi bangun ruang di sekolah dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(1), 370–381. https://doi.org/10.20961/jdc.v7i1.71823

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Sulaiman, H., & Nasir, M. (2020). Etnomatematika: Eksplorasi konsep geometri dan pola bilangan pada rumah adat Panjalin. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 7(2), 156–168.

Usiskin, Z. (1982). Van Hiele levels and achievement in secondary school geometry. University of Chicago.

Van Hiele, P. M. (1986). Structure and insight: A theory of mathematics education. Academic Press.

Wibawa, K. A., Nurhikmayati, I., & Kania, N. (2024). Cultural perspectives in geometry: Designing ethnomathematics-inspired educational tools for geometric thinking. Jurnal Pendidikan Matematika, 18(1), 1–18

Downloads

Published

2026-09-23