ANALISIS, EVALUASI, DAN REKOMENDASI TATA LETAK DEPO PETI KEMAS PT. SARANA BANDAR NASIONAL UNTUK PENINGKATAN KINERJA OPERASIONAL

Authors

  • Muhammad Rizky Logistik Kelautan, UPI kampus daerah Serang, Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Indonesia, 42116
  • Syifa Fajar Maulani Logistik Kelautan, UPI kampus daerah Serang, Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Indonesia, 42116
  • Shoimah Annisa R Logistik Kelautan, UPI kampus daerah Serang, Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Indonesia, 42116
  • Ma'ruf Logistik Kelautan, UPI kampus daerah Serang, Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Indonesia, 42116
  • Muhammad Hanif N Logistik Kelautan, UPI kampus daerah Serang, Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Indonesia, 42116
  • Lucky Lukman N Logistik Kelautan, UPI kampus daerah Serang, Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Indonesia, 42116
  • Siti Fatimah M Logistik Kelautan, UPI kampus daerah Serang, Jl. Ciracas No.38, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Indonesia, 42116

Keywords:

Depo petikemas, tata letak depo, Kinerja Bongkar Muat

Abstract

Dalam dunia industri pelabuhan yang terus berkembang, depo petikemas merupakan kebutuhan primer yang harus dimiliki perusahaan bongkar muat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengevaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap tata letak depo petikemas PT. Sarana Bandar Nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi studi pustaka, observasi dan wawancara langsung dengan informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa tata letak depo petikemas PT. SBN masih belum efektif dan efisien dalam menjalankan operasionalnya, dikarenakan tata letak kontainer yang belum tersusun dengan baik dan banyaknya kontainer tidak layak pakai selain itu minimnya lahan dan alat bongkar muat menyebabkan kinerja operasional cukup terganggu. Selanjutnya peneliti memberikan rekomendasi perubahan tata letak depo petikemas yang lebih terstruktur guna dipertimbangkan efektifitasnya ketika diterapkan oleh PT. SBN. Peneliti juga memberikan beberapa rekomendasi termasuk pengurangan jumlah kontainer tidak layak pakai, penambahan jumlah alat bongkar muat dan pemisahan area stuffing maupun stripping.

Published

2025-10-30

Issue

Section

Articles