PENERAPAN MODEL LONG SHORT-TERM MEMORY (LSTM) UNTUK PREDIKSI WAKTU PROSES BAGGING BERDASARKAN FAKTOR OPERASIONAL PADA PT POS INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.21009/logistik.v19i01.67555Keywords:
Long Short-Term Memory (LSTM), Prediksi Waktu Bagging, Time Series, Faktor Operasional, PT Pos IndonesiaAbstract
Meningkatnya volume pengiriman akibat perkembangan e-commerce menjadikan proses bagging sebagai tahap penting dalam menjaga efisiensi operasional pada PT Pos Indonesia, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang layanan pos dan logistik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi durasi proses bagging berdasarkan faktor-faktor operasional menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM). Data yang digunakan berupa data operasional harian yang meliputi volume kiriman, berat kiriman, jumlah staf, dan durasi proses bagging. Metodologi penelitian meliputi preprocessing data menggunakan Min-Max Scaling, uji stasioneritas menggunakan Augmented Dickey-Fuller (ADF), pembagian data menjadi training dan testing, pelatihan model LSTM, serta evaluasi performa menggunakan Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan koefisien determinasi (). Hasil uji ADF menunjukkan bahwa data waktu bagging bersifat stasioner dengan nilai p-value sebesar 0,023. Model LSTM yang dikembangkan menghasilkan nilai MAE sebesar 32,51 detik, RMSE sebesar 41,78 detik, MAPE sebesar 6,15%, dan nilai sebesar 0,89 yang menunjukkan performa prediksi yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kiriman, berat kiriman, dan jumlah staf berpengaruh terhadap durasi proses bagging. Lonjakan volume kiriman sebesar 800–900 kiriman per hari terjadi hampir setiap hari sehingga meningkatkan durasi proses bagging. Pada kondisi dua staf, durasi bagging diperkirakan mencapai 773–774 menit per hari dan melebihi batas operasional perusahaan. Oleh karena itu, penambahan jumlah staf menjadi tiga orang direkomendasikan karena mampu menurunkan durasi proses bagging hingga sekitar 30–40% sehingga waktu operasional menjadi lebih efisien dan tetap berada dalam batas target kerja perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Long Short-Term Memory (LSTM) efektif digunakan untuk memodelkan dan memprediksi durasi proses bagging berdasarkan faktor operasional serta dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional pada PT Pos Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ramadhani21, Woro Isti Rahayu, Kiki Mustaqim, Suryo Edi Widodo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.
-
Users/public use of this website will be licensed to CC BY-NC-SA Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License





