ANALISIS PENEMPATAN BARANG KONSUMSI DENGAN METODE FSN ANALYSIS DAN CLASS BASED STORAGE UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PENGAMBILAN DI GUDANG PT. ARD

Authors

  • Annurdillah Rovika Dewi Program Studi Teknik Logistik, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia Aceh 24355
  • Khairul Anshar Program Studi Teknik Industri, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia Aceh 24355
  • Anwar Program Studi Teknik Industri, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia Aceh 24355

DOI:

https://doi.org/10.21009/logistik.v19i02.71606

Keywords:

FSN Analysis, Class Based Storage, Tata Letak Gudang, Proses Pengambilan

Abstract

Penempatan barang yang belum mempertimbangkan tingkat pergerakan menyebabkan proses pengambilan barang di gudang menjadi kurang efisien dan dapat meningkatkan waktu operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penempatan barang konsumsi di gudang PT. ARD menggunakan metode Fast, Slow, Non-Moving (FSN) Analysis dan Class Based Storage (CBS) guna meningkatkan efisiensi penyimpanan dan proses pengambilan barang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data persediaan periode Januari–Desember 2025 yang meliputi persediaan awal, barang masuk, barang keluar, persediaan akhir, ukuran produk, stok maksimum, serta waktu pengambilan barang. Klasifikasi FSN dilakukan berdasarkan nilai Turn Over Ratio (TOR), kemudian hasil klasifikasi digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebutuhan area penyimpanan dan pembagian blok menggunakan metode CBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 64 jenis produk, terdapat 30 produk kategori fast moving, 20 produk kategori slow moving, dan 14 produk kategori non-moving. Total kebutuhan area penyimpanan sebesar 270,2696 m² atau sekitar 31,80% dari luas gudang sebesar 850 m². Total jarak perpindahan sebelum perbaikan tata letak sebesar 115.357,92 meter/tahun, kemudian menurun menjadi 68.593,00 meter/tahun setelah dilakukan penempatan barang berdasarkan tingkat pergerakan. Dengan demikian, terjadi pengurangan jarak sebesar 46.764,92 meter/tahun dan diperoleh efisiensi jarak sebesar 40,54%. Total waktu picking sebelum dilakukan perbaikan tata letak mencapai 20.818 menit/tahun atau sekitar 346 jam 58 menit, sedangkan setelah penerapan usulan penempatan berdasarkan tingkat pergerakan barang, total waktu picking menurun menjadi 9.397 menit/tahun atau sekitar 156 jam 37 menit. Dengan demikian, terjadi pengurangan waktu sebesar 11.421 menit/tahun atau sekitar 190 jam 21 menit. Berdasarkan perhitungan efisiensi, penurunan tersebut menghasilkan efisiensi waktu picking sebesar 54,86%. Sehingga kapasitas gudang masih mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan penyimpanan. Berdasarkan hasil analisis, produk fast moving direkomendasikan ditempatkan pada area depan gudang, produk slow moving pada area tengah, sedangkan produk non-moving ditempatkan pada area belakang. Penempatan berdasarkan tingkat pergerakan tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak tempuh operator, mengurangi waktu pengambilan barang, serta meningkatkan keteraturan dan efisiensi pemanfaatan ruang penyimpanan.

Published

2026-11-02

Issue

Section

Articles