Urgensi Peran Kader Dalam Pencegahan Stunting di Posyandu
DOI:
https://doi.org/10.21009.penmasindo.011.05Kata Kunci:
stunting, kader posyanduAbstrak
Peran dan tugas kader posyandu dapat didefinisikan sebagai pelayanan kesehatan, penyuluhan dan konsultasi kesehatan, mobilisasi dan pemberdayaan masyarakat, serta pemantauan kesehatan masyarakat. Ketika layanan yang diberikan membangkitkan empati masyarakat, maka kehadiran operator kunci dan strategis akan berdampak positif pada kesadaran dan partisipasi masyarakat. Sedangkan, posyandu bertanggung jawab atas seluruh kegiatan yang dilakukan di sana. Penyelenggara posyandu wajib proaktif melakukan deteksi dini status gizi balita karena hal ini akan berdampak langsung pada keberhasilan upaya pencegahan stunting. Salah satu permasalahan yang menghambat kemajuan perekonomian Indonesia adalah stunting, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan tingkat kemiskinan dan kesenjangan. Stunting sebagai salah satu permasalahan utama yang harus dihadapi oleh pemerintah, sekaligus menjadi fokus utama dalam peningkatan gizi anak bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami peran dan tugas kader dalam pencegahan stunting di posyandu. Kader posyandu diharapkan berperan penting dalam mencegah stunting. Karena kader Posyandu dekat dengan masyarakat, diharapkan mampu memberikan informasi mengenai stunting. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur.
