RANCANG BANGUN AUDIOBOOK MATERI ENERGI UNTUK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNANETRA)
DOI:
https://doi.org/10.21009/03.1401.PF07Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa audiobook materi energi yang dirancang khusus untuk siswa tunanetra. Media ini dilengkapi dengan modifikasi visual berupa gambar taktil/perabaan dan tulisan dalam huruf Braille timbul guna memudahkan siswa dalam memahami konsep energi yang umumnya bersifat visual serta suara untuk mendeskripsikan gambar. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), namun dibatasi hingga tahap Develop. Pada tahap Define dilakukan analisis kebutuhan melalui wawancara dengan guru SLB, observasi langsung terhadap proses pembelajaran, serta studi literatur yang relevan. Hasil analisis menunjukkan adanya keterbatasan akses terhadap bahan ajar yang sesuai bagi siswa tunanetra, terutama dalam mata pelajaran IPA. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti merancang audiobook interaktif dengan narasi audio dan elemen taktil untuk menggantikan peran visual. Pada tahap Design dan Develop, dilakukan penyusunan konten, perancangan storyboard, pemilihan format audio, serta pembuatan prototipe produk. Audiobook ini dirancang agar dapat diakses melalui perangkat digital secara fleksibel dan mendukung proses pembelajaran inklusif di SLB. Produk akhir diharapkan dapat menjadi solusi media pembelajaran alternatif yang ramah tunanetra.
References
[1] Alawiyah, T. H. (2017). Penerimaan Informasi Melalui Digital Talking Book oleh Siswa Tunanetra. Universitas Indonesia.
[2] Badiah, L. I. (2016). Keefektifan pembelajaran IPA dengan menggunakan modul audio interaktif mengenal bagian akar dan fungsinya untuk siswa tunanetra kelas IV di SLB YPAB Surabaya. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 32(2).
[3] Ernawati, I. S. (2017). Uji kelayakan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran administrasi server. Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education), 2(2), 204–210.
[4] Haviz, M. (2013). Research and Development: Penelitian di bidang kependidikan yang inovatif, produktif, dan bermakna. Ta'dib, 16(1), 28.
[5] Prabawati, C. (2015). Kecukupan Sarana dan Prasarana di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bantul. Universitas Negeri Yogyakarta.
[6] Praptaningrum, A. (2020). Penerapan bahan ajar audio untuk anak tunanetra tingkat SMP di Indonesia. Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(1), 1–19.
[7] Pratiwi, N. K. (2015). Pengaruh tingkat pendidikan, perhatian orang tua, dan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa SMK Kesehatan di Kota Tangerang. Jurnal Bahasa dan Sastra, 1(2).
[8] Rizki, S. L. (2016). Pengembangan bahan ajar program linear berbasis kontekstual dan ICT. Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro, 5(2), 137–144. doi: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v5i2.674
[9] Sudijono, A. (2012). Pengantar Statistik. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
[10] Tarsidi, D. (2005). Higher Education for Students with Visual Impairment in Indonesia. Paper presented at the 2nd International Conference on Higher Education for Students with Disabilities, Waseda University, Tokyo, Japan.



