Teknik Tritik dan Sulam dengan Zat Pewarna Alami Alami pada Tas Denim
DOI:
https://doi.org/10.21009/qualia.32.05Kata Kunci:
Teknik Tritik, Sulam, Zat Warna Alami, Denim, Tas WanitaAbstrak
Penciptaan karya ini merupakan pendekatan inovatif untuk menghias kain katun denim melalui adaptasi teknik kriya tekstil tradisional Indonesia, teknik tritik. Berbeda dengan metode konvensional seperti teknik wash yang tidak ramah lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknik tritik yang ramah lingkungan pada katun denim. Terlepas dari penggunaan historisnya pada kain yang lebih lembut, perupa menunjukkan bahwa tritik dapat disesuaikan dengan bahan yang lebih tebal. Motif geometris yang dipilih pada kain mengalami proses jahit tritik, juga pewarnaan dengan pasta Indigo, sehingga bertransformasi menjadi motif abstrak. Kain denim kemudian dipercantik menggunakan sulam bermotif floral. Produk akhir, berupa lima buah tas, mewujudkan kebutuhan fesyen sekaligus mengedepankan produk ramah lingkungan. Metode penelitian menggunakan kualitatif berjenis practice based research dengan melakukan eksplorasi uji coba berupa teknik tritik, sulam dan pewarnaan pada kain denim. Hasil studi menunjukkan kreativitas, menawarkan perspektif baru dalam menghias rekalatar dengan sentuhan Indonesia, sehingga mendobrak batasan tradisional dan memperluas penerapan teknik tritik.
Referensi
Aishwariya, S. (2018). Belongingness with bags: Antiquity, assortments and maintenance. Coimbatore (T.N.) India: Avinashilingam University for Women.
Arjun, Dakuri, Hiranmayee, J., dan Farheen, M. N. Farheen. (2013). Technology of Industrial Denim Washing: Review. International Journal of Industrial Engineering & Technology (IJIET).
Astuti, R. T. (2013). Pengembangan Motif Jumputan Menggunakan Jarum Pentul sebagai Alat Perintang Warna pada Kain Sutra dan Katun. Yogyakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Djumena, Nian S. (1990). Batik dan Mitra. Penerbit Djambatan, Jakarta.
Hestri Wulansari. (2005). Perancangan Teknik Tritik dengan Penambahan Struktur Tenun sebagai Pelengkap Busana. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Isvan Jaya Purwanto. (2016). Ekstrasi Kulit Kayu Kalapi (Kalappia celebica Kosterm) sebagai Bahan Pewarna Alami Tekstil. Kendari: Universitas Halu Oleo.
Joko, Handoyo. (2008). Batik dan Jumputan. Penerbit PT Macanan Jaya Cemerlang, Yogyakarta.
Khan, Md. Khalilur Rahman Khan, dan Jintun, Sayedatunnesa. (2021). Sustainability Issues of Various Denim Washing Methods. Bangladesh: Bangladesh University of Business and Technology (BUBT).
Muzzazinah. (2016). Biosistematika Jenis-Jenis Indigofera Indonesia Penghasil Pewarna. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Nathanael, Devin. (2013). Eksplorasi Denim dengan Teknik Destruktif. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
Rahadi, Gian Satya. (2018). Perancangan Informasi Subkultur Denim Enthusiat Pada Celana Jeans Melalui Media Majalah. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.
Ristiani, Suryawati, dan Sulistyaningsih, Tika. (2016). Pengembangan Teknik Tritik Jumputan dengan Sistem Lipat Ikat dan Lipat Jelujur. Yogyakarta: Balai Besar Kerajinan dan Batik.
Riyanto, Arifah A. (2003). Desain Busana. Bandung: Yapmdo.
Salsabila, Annisa. (2017). Pemanfaatan Teknik Lipat-Ikat Celup untuk Menghasilkan Tekstur pada Kain Busana. Bandung: Universitas Telkom.
Sefmiwati, S.Sn. (2016). Pengembangan Pembelajaran Seni Kriya Menggunakan Teknik Pemodelan Berbasis Pendekatan Saintifik. Padang: Indonesian Institute For Counseling, Education And Therapy.
Suantara, Dermawati, Oktaviani, Endah,dan
Siregar, Yusniar. (2018). Eksplorasi Teknik Shibori dalam Pengembangan Desain Motif Tradisional Indonesia pada Permukaan Kain Sandang. Bandung : Balai Besar Tekstil.
Wafi, Anggun Muetia. (2014). Manfaat Hasil Belajar Aksesoris Milineris Sebagai Kesiapan Perintisan Usaha Aksesoris Dan Milineris Secara Online. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Wafiroh, Himmah. (2017). Interaksi Sosial Wanita Pengrajin Tenun Ikat Troso dalam Kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Semarang: Universitas Diponegoro.
Wiguna, Frans Aditia, dan Permana, Erwin Putera. (2019). Dinamika Industri Tenun Ikat ATBM Bandar Kidul Kediri Jawa Timur. Kediri: Universitas Nusantara PGRI.
Yasir Nawab, Talha Hamdani, Khubab Shaker. (2017). Structural Textile Design: Interlacing and Interlooping. Penerbit CRC Press Taylor & Francis Group, Amerika.
Yuliarma. (2016). The Art of Embroidery Design: Mendesain Motif Dasar Bordir dan Sulaman. Penerbit PT Gramedia, Jakarta.
Zuhdi, B. Muria. (2003). Perkembangan Konsep Kriya. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Anggina Larasati, Aprina Murwanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

.png)


