Analisis Strategi Pemerataan Infrastruktur Wilayah Berbasis Spasial untuk Mengurangi Kesenjangan Antarwilayah di Kabupaten Cianjur
DOI:
https://doi.org/10.21009/risenologi.111.10Keywords:
Ketimpangan Infrastruktur, Pembangunan Wilayah, Pemerataan PembangunanAbstract
Infrastructure inequality remains a major challenge in regional development in Cianjur Regency. Infrastructure is unevenly distributed, with the northern and central regions developing more rapidly than the southern region, which still faces limited access to roads, clean water, education, health services, and telecommunications. These disparities are influenced by mountainous and hilly topographic conditions that affect accessibility and infrastructure development. This study aims to analyze spatial patterns of infrastructure inequality and identify areas with the lowest levels of infrastructure services. The research employs a descriptive qualitative approach based on Geographic Information Systems (GIS) using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Cianjur Regency. The analyzed variables include road networks, educational facilities, health services, clean water infrastructure, electricity, and telecommunications. Infrastructure equity was assessed through facility-to-population ratios and spatial overlay analysis. The results indicate that infrastructure remains concentrated in the northern and central regions, which have better accessibility. Of the total district road network of 1.355.22 km, approximately 332.76 km (24.9%) are in damaged or severely damaged condition, with a road availability ratio of only 0.51 km per 1,000 inhabitants. Telecommunications tower construction also declined from 14 units in 2023 to 4 units in 2024. Infrastructure inequality is influenced by topography, population density, accessibility, and the concentration of economic activities.
ABSTRAK
Ketimpangan distribusi infrastruktur masih menjadi permasalahan pembangunan wilayah di Kabupaten Cianjur. Infrastruktur belum tersebar merata, di mana wilayah utara dan tengah berkembang lebih cepat dibandingkan wilayah selatan yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap jalan, air bersih, pendidikan, kesehatan, dan telekomunikasi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik topografi yang didominasi pegunungan dan perbukitan sehingga memengaruhi aksesibilitas serta pembangunan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola ketimpangan infrastruktur antarwilayah dan mengidentifikasi wilayah dengan tingkat pelayanan infrastruktur terendah. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan data sekunder dari BPS dan Bappeda Kabupaten Cianjur. Data yang dianalisis meliputi jaringan jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik, dan telekomunikasi. Analisis dilakukan melalui perhitungan rasio ketersediaan fasilitas terhadap jumlah penduduk dan teknik overlay spasial untuk mengelompokkan tingkat pemerataan infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur masih terkonsentrasi di wilayah utara dan tengah yang memiliki aksesibilitas lebih baik. Dari total panjang jalan kabupaten sebesar 1.355,22 km, sekitar 332,76 km (24,9%) berada dalam kondisi rusak dan rusak berat dengan rasio ketersediaan jalan hanya 0,51 km per 1.000 penduduk. Selain itu, pembangunan menara telekomunikasi menurun dari 14 unit pada tahun 2023 menjadi 4 unit pada tahun 2024. Temuan ini menunjukkan bahwa ketimpangan infrastruktur dipengaruhi oleh topografi, kepadatan penduduk, aksesibilitas, dan konsentrasi aktivitas ekonomi.
References
Astuty, Y. I., Mardalena, A., & Wibowo, A. (2023). Analisis perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Cianjur. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi Dan Informasi Geografi, 23(1), 48–59. https://doi.org/10.21009/spatial.231.01
Badan Pusat Statistik Kabupaten Cianjur. (2024). Kabupaten Cianjur dalam angka 2024. https://cianjurkab.bps.go.id/
Badan Pusat Statistik Kabupaten Cianjur. (2025). Kabupaten Cianjur dalam angka 2025. https://cianjurkab.bps.go.id/
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2024). Indeks pembangunan manusia Provinsi Jawa Barat 2024. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.
Herath, H. M. A. (2017). Regional development and regional disparities in Sri Lanka. International Journal of Scientific and Research Publications, 7(8), 1–6.
Indrianeu, T., Fadjarajani, S., & Singkawijaya, E. B. (2021). Analisis potensi pariwisata di Kabupaten Cianjur. Jurnal Geografi Geografi dan Pengajarannya, 19(1), 73–90. https://doi.org/10.26740/jggp.v19n1.p73-90
Kamaludin, A. S., & Qibthiyyah, R. M. (2022). Village road quality and accessibility on transforming rural development. Agraris, 8(2), 160–180. https://doi.org/10.18196/agraris.v8i2.13618
Nurwati, N., & Mulyana, N. (2017). Profil penduduk Kabupaten Cianjur. Share: Social Work Journal, 7(2), 46–57. https://doi.org/10.24198/share.v7i2.15721
Panjaitan, A., Sudarsono, B., & Bashit, N. (2019). Analisis kesesuaian penggunaan lahan terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Kabupaten Cianjur menggunakan sistem informasi geografis. Jurnal Geodesi Undip, 8(1), 248–257. https://doi.org/10.14710/jgundip.2019.22578
Prahasta, E. (2021). Sistem informasi geografis: Konsep-konsep dasar perspektif geodesi dan geomatika. Informatika.
Rosadi, M., & Amar, S. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi listrik di Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan, 1(2), 273–286. https://doi.org/10.24036/jkep.v1i2.6170
Sjafrizal. (2018). Analisis ekonomi regional dan penerapannya di Indonesia. Depok, Indonesia: Rajawali Pers.
Tarigan, R. (2019). Perencanaan pembangunan wilayah (Edisi revisi). Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara.
UN-Habitat. (2022). World cities report 2022: Envisaging the future of cities. Nairobi, Kenya: United Nations Human Settlements Programme.
World Bank. (2019). World development report 2019: The changing nature of work. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1328-3
World Economic Forum. (2018). The inclusive development index 2018. World Economic Forum. https://www.weforum.org/reports/the-inclusive-development-index-2018/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadifa Hanun Fatimah Nadifa, Ayu Andira, Nazahah Noer Azizah, Sarah Fadillah, Zaneta Alya Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



