Pengembangan Ekosistem Nilai-nilai Moderasi Beragama di Majelis Ulama Indonesia

Authors

  • Rudi Muhammad Barnansyah Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/satwika.050107

Keywords:

ulama, moderasi berama, ekositem

Abstract

Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar dan beragam agama lainnya, dengan semangat "Bhinneka Tunggal Ika" yang mencerminkan keberagaman untuk persatuan. Sebagai warga negara, sangat penting untuk mendukung penguatan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menciptakan ekosistem moderasi beragama yang berkelanjutan di tengah masyarakat yang beragam. Moderasi beragama berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, dan mencegah radikalisasi. Kegiatan ini bertujuan mentransformasi dakwah dan penyuluhan MUI agar lebih relevan dengan nilai-nilai kebangsaan dan realitas multikultural. Pendekatan yang digunakan adalah Religious Moderation Ecosystem, yang terdiri dari empat pilar: literasi keagamaan, kelembagaan responsif, komunikasi toleran, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Pendekatan ini juga memberdayakan masyarakat dan tokoh agama untuk menjadi subjek aktif dalam menerapkan nilai-nilai moderat. Aktivitas mencakup pelatihan bagi dai dan penyuluh agama, diskusi kelompok, penyusunan panduan dakwah moderat, serta pendampingan di MUI tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai moderasi beragama dan komitmen MUI untuk menjadikan moderasi sebagai landasan dakwah. Kegiatan ini juga berhasil membentuk forum komunikasi lintas agama yang memperkuat kerjasama sektoral. Manfaatnya dirasakan oleh MUI dan juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui narasi keagamaan yang damai. Rekomendasi untuk pengembangan ekosistem moderasi beragama mencakup pendekatan terstruktur dan dukungan kebijakan dari pemerintah serta mitra strategis.

References

Ahmad Tafsir. 2011. Ilmu Pendidikan Dalam Persfektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Aini, A. Q. (2018). Islam Moderat di Pesantren: Sistem Pendidikan, Tantangan, dan Prospeknya. Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2, 222.

Akhmadi, A. (2019). Moderasi Beragama dalam Keragaman Indonesia. Jurnal Diklat Keagamaan, Vol. 13, no. 2, 49.

Awwaliyah, N. M. (2019). Pondok Pesantren sebagai Wadah Moderasi Islam di Era Generasi Milenial. Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol. VIII No.1, 43.

Arikunto. Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian - Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan Nasional, M. P. (2008). Metode Penelitian Pengembangan. Jakarta: Pusat

Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Badan Penelitian dann Pengembangan.

Depdiknas. 2006. Bunga Rampai Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran (SMA, SMK, dan SLB). Jakarta: Depdiknas

Dhofier, Z. (1982). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiyai. Jakarta: LP3ES.

Hadari Nawawi. 1998. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogjakarta: Gajah Mada University Press

Halimah Leli, 2017. Keterampilan Mengajar Sebagai Inspirasi untuk Menjadi Guru

yang Excellent di Abad Ke-21. PT. Refika Aditama. Bandung

Hamzah B. Uno. 2010. Orientasi Baru dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Maftuh, M. F. Z. (2017). Pendidikan Agama Islam. In Banjarbaru: Grafika Wangi Kalimantan (Vol. 2, Nomor 1705045066). https://www.academia.edu/download/56062916/SUMBER_-_SUMBER_HUKUM_DALAM_ISLAM.pdf

Mohamad Fahri, A. Z. (2017). Moderasi Beragama di Indonesia. Intizar Vol.25 No. 2, 96.

Moleong, L. J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT.Remaja Rosdakarya.

Bandung

Naqqiyah, A. N. (2019). Model Moderasi Beragama Berbasis Pesantren Salaf. ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Vol. 14 No.1, 86-87.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Zakiyah Daradjat, 1971, Membina Nilai-Nilai Moral di Indonesia, Jakarta: Bulan Bintang.Lampiran 1. Biodata Peneliti

Sutrisno, B. H. (2009). Sejarah Walisongo Misi Pengislaman di Tanah Jawa. Yogyakarta: Graha Pustaka.

U. Maman Kh, M. (2006). Metodologi Penelitian Agama: Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Press.

Yasid, A. (2010). Membangun Islam Tengah. Yogyakarta: Pustaka Pesantren. Ziemek, M. (1986). Pesantren dalam Perubahan Sosial. Jakarta: P3M.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Muhammad Barnansyah, R. (2025). Pengembangan Ekosistem Nilai-nilai Moderasi Beragama di Majelis Ulama Indonesia. Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 58–68. https://doi.org/10.21009/satwika.050107