Edukasi Pengelolaan Sampah Menggunakan Incinerator dan Biopori Bersama Omah Dongeng Sangkara untuk Mengurangi Dampak Sosial dan Lingkungan di Kelurahan Patemon
DOI:
https://doi.org/10.21009/satwika.050201Keywords:
Incinerator, Biopori, SDGs, Pengelolaan Sampah, Pembakaran SampahAbstract
Permasalahan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah, masih menjadi tantangan utama di Indonesia akibat peningkatan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan keterbatasan sistem pengelolaan sampah. Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi permasalahan tersebut, yang ditandai dengan masih maraknya praktik pembakaran sampah terbuka oleh masyarakat. Praktik ini dianggap praktis, namun berdampak negatif terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan melalui kegiatan edukasi serta penerapan teknologi incinerator skala kecil dan lubang resapan biopori bekerja sama dengan Komunitas Omah Dongeng Sangkara. Metode yang digunakan adalah Participatory Action and Learning System (PALS) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat pada seluruh tahapan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus–September 2025 dengan sasaran masyarakat Kelurahan Patemon. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat sebesar 15,69%, dari 78,43% menjadi 94,12%. Selain itu, masyarakat menunjukkan komitmen untuk menghentikan praktik pembakaran sampah terbuka dan mulai mengadopsi teknologi pengelolaan sampah yang diperkenalkan. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education), SDGs 11 (Sustainable Cities and Communities), SDGs 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDGs 13 (Climate Action).
References
Alfianto R.R, Bintang S, Reny Y, Khristiana D.A. Arahan Penentuan Lokasi Alternatif TPS 3R di Kecamatan Banyumanik. Jurnal Riptek. 2024 Agustus; 18(1).
Aminah N.Z.N, Adina Muliawati. Pengelolaan Sampah dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan (Waste Management in the Context of Waste Management). 2021. [Dikutip 7 Maret 2025]. https://hmgp.geo.ugm.ac.id/2021/08/27/pengelolaan-sampah-dalam-konteks- pembangunan-berkelanjutan-waste-management-in-the-context-of-waste-management/
Badan Pusat Statistik Kota Semarang. Luas Wilayah Menurut Kelurahan di Kecamatan Gunungpati. 2024. [Dikutip 5 Maret 2025]. https://semarangkota.bps.go.id/id/statistics- table/2/Mjg5IzI=/luas-wilayah-menurut-kelurahan-di-kecamatan-gunungpati.html
Dewi, L. M. D. L., A. A. I. A. M. Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Bank Sampah di Dusun Kedaton, Desa Sumerta Kelod. SATWIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 2025. 5(1).
Dewi R.E, Nur Setiyaningrum, Ayuning Sekar Hapsari, Fajar Gemilang Pradana. Pemilahan Sampah dengan Cara Paksa Pilah Sampah dari Rumah. Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks. 2022.Agustus; 10(2).
Harahap T.K. Manajemen Pengolahan Sampah Terpadu Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Administrasi Negara. 2017.Oktober; 5(2).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Status Lingkungan Hidup Indonesia Tahun 2021. Jakarta: KLHK.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Jakarta: KLHK.
Kim, K. H., Kabir, E., & Kabir, S. (2018). A review on the human health impact of airborne particulate matter. Environment International, 74, 136–143.
Faridawati D, Sudarti. Pengetauan Masyarakat Tentang Dampak Pembakaran Terhadap Lingkungan Kabupaten Jember. Jurnal Sanitasi Lingkungan. 2021 Nov; 1(2).
SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional). Data Komposisi dan Jumlah Timbunan Sampah [Internet]. 2023 [cited 2025 Maret 5]. Available from: https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Utari E, Arina Rahmah, Rifda Nurapni Roudotun Nisa. Analisis Hubungan Pola Konsumsi Terhadap Produksi Sampah Domestik Mahasiswa Pendidikan Biologi Untirta. Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan. 2022; 6(3).
Wiedinmyer, C., Yokelson, R. J., & Gullett, B. K. (2014). Global emissions of trace gases, particulate matter, and hazardous air pollutants from open burning of domestic waste. Environmental Science & Technology, 48(16), 9523–9530.
Wilson, D. C., Rodic, L., Scheinberg, A., Velis, C. A., & Alabaster, G. (2015). Comparative analysis of solid waste management in 20 cities. Waste Management & Research, 30(3), 237–254.
Yopie. Kependudukan dan Lingkungan Hidup. 2019 [Dikutip 25 Feb 2025]. https://disdukcapil.pontianak.go.id/kependudukan-dan-lingkungan-hidup-ditulis-oleh-ersa-tri- fitriasari#:~:text=Meningkatnya%20jumlah%20penduduk%20akan%20meningkatnya,pencemar an%20udara%20menurunkan%20kualitas%20lingkungan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fahrudin Hanafi, Muhammad Fauzan Ramadhan, Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Muhammad Ihsanurrohman, Rafika Fitri, Arina Sofiyatur Rohmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions Authors who publish with this journal agree to the following terms:
In developing strategy and setting priorities, SATWIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
SATWIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits







