Psikoedukasi Pola Asuh Positif dan Komunikasi Efektif Kader dalam Pencegahan Stunting di Kelurahan X
DOI:
https://doi.org/10.21009/satwika.060101Keywords:
stunting, pola asuh positif, komunikasi efektifAbstract
Stunting merupakan permasalahan multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas pola asuh dan aspek psikososial keluarga. Permasalahan stunting di Kalurahan X tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga dengan rendahnya pemahaman pengasuhan positif, kualitas komunikasi keluarga, dan keterlibatan kader posyandu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan stakeholder komunitas dalam memahami stunting dari sisi psikososial serta menerapkan komunikasi efektif kepada keluarga balita. Metode yang digunakan meliputi asesmen komunitas melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, focus group discussion (FGD), analisis data sekunder, serta intervensi psikoedukasi yang berisi materi stunting, pola asuh, pengasuhan positif, dan simulasi komunikasi efektif. Peserta kegiatan adalah kader posyandu, dukuh, dan perangkat kalurahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap stunting sebagai masalah multidimensional, perubahan cara pandang terhadap pentingnya pola asuh positif, serta mulai digunakannya materi psikoedukasi dalam kegiatan posyandu. Evaluasi dan monitoring satu bulan pascakegiatan memperlihatkan respons positif dari kader dan dukuh, meningkatnya kemampuan peserta menjelaskan kembali materi, serta mulai adanya penyisipan edukasi pola asuh positif kepada ibu balita. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan psikoedukasi berbasis komunitas berpotensi memperkuat pencegahan stunting melalui perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik pengasuhan.
References
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Bronfenbrenner, U. (1979). Contexts of child rearing: Problems and prospects. American Psychologist, 34(10), 844–850. https://doi.org/10.1037/0003-066X.34.10.844
Daifah, C., & Harahap, A. C. P. (2025). Efektivitas konseling kelompok dengan teknik ABCDE untuk meningkatkan penerimaan diri positif pada ibu yang memiliki ABK. Indonesian Journal of Educational Counseling, 9(2), 275–285. https://doi.org/10.30653/001.202592.530
Daulay, N. (2025). An exploratory study on the effects of psychoeducation in reducing parenting stress among parents of autistic children during the post-pandemic period. Psikologi, 27(1), 1693–2552. https://doi.org/10.26486/psikologi.v27i1.3665
Djuhaepa, N. Z., Ain, N., Has, Q. G., Agustina, S., & Ridfah, A. (2022). Psikoedukasi pola pengasuhan pada perkembangan anak. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(10). https://journal.mediapublikasi.id/index.php/amma
Fadjri, T. K., & Jamni, T. (2021). Pemberdayaan kader posyandu melalui penerapan metode konseling gizi dan komunikasi efektif. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 2(1), 103. https://doi.org/10.30867/gikes.v2i1.323
Fitria, N. E., Hamdayani, D., & Syahid, A. (2022). Pelatihan metode Cilukba (cium, peluk, asupan) untuk mencegah stunting di Kelurahan Kubu Marapalam Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Jurnal Pengabdian Global Health Science Group. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM
Hamzah, W., & Syam, N. (2021). Pengembangan teknik komunikasi kader dalam memberikan penyuluhan balita stunting. Community Dedication Journal, 2(2), 44–54.
Harniati, Y., Dinni, S. M., Psikologi, M., Bidang, P., & Klinis, M. P. (2023). Stunting prevention: Optimizing the family approach with parenting psychoeducation. Psikostudia Jurnal Psikologi, 12(4), 531–537. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v12i4
Hasbi, M., & Ganesha, R. E. (2020). Pengasuhan positif. Penerbit Buku Terkait.
Ikhtiar, M., & Abbas, H. H. (2022). Pelatihan metode Cilukba dalam mencegah kejadian stunting pada balita di Kelurahan Kalebajeng Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Idea Pengabdian Masyarakat, 2(01), 01–08. https://doi.org/10.53690/ipm.v2i01.60
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Modul pelatihan bagi pelatih kader kesehatan. Kemenkes RI.
Kurniawan, K., Khoirunnisa, K., & Masrina, D. (2025). Membentuk kader unggul: Pelatihan komunikasi efektif dan pemantauan kesehatan mental dalam program pencegahan stunting. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), 8(5), 2430–2446. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i5.19061
Olsa, E. D., Sulastri, D., & Anas, E. (2018). Hubungan sikap dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada anak baru masuk sekolah dasar di Kecamatan Nanggalo. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), 523. https://doi.org/10.25077/jka.v6.i3.p523-529.2017
Puspita, W. A., Rahmah, F., Mangunwibawa, A. A., & Jakino. (2021). Modul bimbingan teknis calon fasilitator: Pencegahan dan penanganan stunting pada anak usia 0–6 tahun. Direktorat PAUD Kemdikbud.
Rachmah, D. N., Zwagery, R. F., Azharah, B., & Azzahra, F. (2022). Psikoedukasi mengenai stunting pada anak dan peran pengasuhan orangtua untuk meningkatkan pengetahuan mengenai stunting. Altruis: Journal of Community Services, 3(1), 8–13. https://doi.org/10.22219/altruis.v3i1.18390
Rahayu, R. M., Pamungkasari, E. P., & Wekadigunawan, C. (2018). The biopsychosocial determinants of stunting and wasting in children aged 12–48 months. Journal of Maternal and Child Health, 3(2), 105–118. https://doi.org/10.26911/thejmch.2018.03.02.03
Rizal, F. M., Firdaus, N. H., Auliah, N., Fataillah, A., Fitri, A. M., Irdianti, & Hasanah, U. (n.d.). Psikoedukasi tentang pola asuh efektif di masa kini. Jurnal Kebajikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Rohmani, N., & Utari, D. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan komunikasi efektif bagi kader posyandu. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(1), 167–174. https://doi.org/10.30653/002.202051.271
Septiani, R., Cahyani, M. D. N., Charisma, O. W., & Widjaya, V. G. (2020). Pendampingan belajar di Desa Danyang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Universitas Negeri Semarang.
Yolanda Candra Arintina. (2020). Psikoedukasi pola asuh pada ibu-ibu di wilayah Puskesmas Keputih, Surabaya. JPPP - Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 9(2), 63–67. https://doi.org/10.21009/JPPP.092.03
Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 13–39). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-012109890-2/50031-7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bagus Urip Sujiwo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions Authors who publish with this journal agree to the following terms:
In developing strategy and setting priorities, SATWIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
SATWIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits







