Pemahaman Penderita Diabetes Melitus terhadap Pewarisan Genetik dan Risiko Keturunan untuk Pengembangan Materi Pendidikan Genetika
Kata Kunci:
Diabetes Melitus, Pewarisan Genetik, Risiko Keturunan, Pendidikan Genetika, Gaya Hidup SehatAbstrak
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang banyak terjadi di Indonesia dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik dan gaya hidup. Fenomena meningkatnya jumlah penderita diabetes menunjukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap aspek pewarisan genetik serta risiko penyakit pada keturunan. Celah riset yang muncul adalah kurangnya kajian yang menggali persepsi penderita terhadap faktor genetik dalam konteks pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman penderita diabetes melitus terhadap pewarisan genetik dan risiko keturunan sebagai dasar pengembangan materi pendidikan genetika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan seorang penderita diabetes melitus tipe 2 yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama, sedangkan data sekunder berasal dari literatur ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik melalui proses transkripsi, interpretasi, dan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa responden memahami adanya hubungan kuat antara faktor keturunan dan risiko diabetes, namun juga menyadari bahwa gaya hidup sehat dapat mengendalikan risiko tersebut. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pendidikan genetika yang berbasis konteks sosial dan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini dan pencegahan penyakit keturunan. Dengan demikian, kombinasi antara pemahaman genetika dan penerapan gaya hidup sehat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko diabetes melitus di masyarakat.
