Pemodelan Keterjangkauan Rumah Sakit dan Puskesmas di Kota Serang Menggunakan QNEAT 3.0 dan Inverse Distance Weighting (IDW) dalam Sistem Informasi Geografis
Kata Kunci:
Sistem Informasi Geografis, Keterjangkauan Spasial, Fasilitas KesehatanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menganalisis keterjangkauan spasial rumah sakit dan puskesmas di Kota Serang dengan menggunakan integrasi model Quantum Network Analysis Toolbox (QNEAT) 3.0 dan Inverse Distance Weighted (IDW) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial berbasis data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Serang. Analisis QNEAT 3.0 digunakan untuk menghitung jarak dan waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan terdekat melalui jaringan jalan utama, sedangkan metode IDW digunakan untuk menginterpolasi dan memvisualisasikan sebaran nilai keterjangkauan di seluruh wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pusat seperti Kecamatan Serang dan Cipocok Jaya memiliki tingkat aksesibilitas tinggi, sedangkan wilayah pinggiran seperti Walantaka, Kasemen, dan Curug menunjukkan keterjangkauan rendah karena keterbatasan jaringan jalan dan distribusi fasilitas yang belum merata. Integrasi QNEAT 3.0 dan IDW terbukti mampu memberikan gambaran spasial yang komprehensif terhadap pola aksesibilitas fasilitas kesehatan dan dapat digunakan sebagai dasar kebijakan pemerataan layanan kesehatan berbasis data spasial di Kota Serang.
