Pengetahuan dan sikap keluarga terhadap faktor genetik pada diabetes melitus tipe II
Kata Kunci:
Diabetes Mellitus tipe 2, Faktor Genetik, Gaya Hidup, Resistensi Insulin, Edukasi KesehatanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keterkaitan antara faktor genetik dan gaya hidup terhadap kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 (DM T2), yaitu gangguan metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan seorang penderita DM T2. Hasil wawancara menunjukkan bahwa faktor genetik berperan signifikan dalam meningkatkan risiko penyakit, terutama dengan adanya riwayat keluarga penderita diabetes. Namun, gaya hidup tidak sehat seperti pola makan tinggi gula, kurang aktivitas fisik, dan obesitas mempercepat timbulnya gejala pada individu yang memiliki predisposisi genetik. Informan juga mengalami komplikasi berupa luka kronis yang berujung pada amputasi, mencerminkan dampak hiperglikemia terhadap sistem sirkulasi dan saraf perifer. Setelah diagnosis, terjadi perubahan perilaku positif berupa pengaturan pola makan, olahraga teratur, serta kepatuhan terhadap terapi metformin. Selain itu, kesadaran informan berkembang menjadi peran edukatif bagi keluarga dalam upaya pencegahan lintas generasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik yang mencakup aspek medis, perilaku, dan edukasi dalam pengelolaan DM T2. Kesimpulannya, interaksi antara faktor keturunan dan gaya hidup merupakan determinan utama dalam timbulnya DM T2, namun modifikasi perilaku dapat memperbaiki kualitas hidup serta mencegah komplikasi lanjutan.
