PENERAPAN ARDUINO UNO SEBAGAI SISTEM KENDALI OTOMATIS PADA MESIN HOT PRESS DEBOSS

Authors

  • Heribertus Rudi Kusumantoro Politeknik Negeri Jakarta
  • Muhammad Ferdiyansyah Politeknik Negeri Jakarta
  • Rachmah Nanda Kartika Politeknik Negeri Jakarta
  • Arzeti Rakhi Kirani Politeknik Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/sinergi.v1i1.61375

Keywords:

Hot press deboss, Arduino Uno, sistem kendali otomatis

Abstract

Dalam industri kreatif berbasis kulit dan kain, teknik deboss banyak digunakan untuk menghasilkan produk bernilai estetika tinggi. Namun, kualitas cetakan pada mesin hot press deboss sangat dipengaruhi oleh kestabilan parameter waktu, temperatur, dan tekanan, yang sering kali tidak konsisten ketika diatur secara manual. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merancang solusi berupa penerapan mikrokontroler Arduino Uno sebagai sistem kendali otomatis. Arduino dipilih karena fleksibilitas pemrogramannya dan kemampuannya dalam mengintegrasikan input serta output secara real timer. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen rekayasa, dengan tahapan meliputi perancangan mekanisme sistem, pemrograman Arduino, serta pengujian menggunakan dua jenis material, yaitu kulit sintetis dan kain katun tebal. Input diperoleh dari push button dan pemilihan jenis material, sedangkan output berupa pengaturan timer, temperatur, dan tekanan yang ditampilkan melalui LCD, dengan speaker sebagai indikator suara. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Arduino mampu menjaga kestabilan parameter dengan penyimpangan minimal. Pada material kulit, pengaturan optimal diperoleh pada 165–170 °C, 6 bar, dan 8–12 detik, sedangkan untuk kain katun tebal, hasil terbaik dicapai pada 160–165 °C, 5 bar, dan 6–10 detik. Penerapan sistem ini menurunkan tingkat cacat produk dari 6% menjadi sekitar 2% serta meningkatkan efisiensi operator melalui otomatisasi timer dan indikator suara. Kesimpulannya, integrasi Arduino Uno pada mesin hot press deboss terbukti efektif dalam meningkatkan konsistensi hasil, efisiensi energi, dan menurunkan jumlah produk cacat, sehingga berpotensi menjadi solusi praktis bagi industri kecil maupun menengah.

Downloads

Published

2025-10-27