APLIKASI TEKNOLOGI NANOBUBBLE OKSIGEN (O2) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN DAN KARAKTERISTIK FISIOLOGIS EDIBLE FLOWER VIOLA (VIOLA CORNUTA)
DOI:
https://doi.org/10.21009/sinergi.v2i1.67676Keywords:
Edible flower, Gas oksigen, Hidroponik, Teknologi NanobubbleAbstract
Edible flower adalah spesies bunga yang dapat dikonsumsi secara aman dan bisa berdampak baik bagi kesehatan manusia. Salah satu contoh edible flower yang banyak dikonsumsi adalah Viola. Budidaya tanaman Viola sering menghadapi berbagai tantangan, antara lain stres lingkungan, pertumbuhan akar yang terbatas, dan penyerapan nutrisi yang kurang optimal. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis aplikasi teknologi nanobubble dengan gas oksigen (O2) terhadap pertumbuhan dan karakteristik fisiologi edible flower Viola (Viola cornuta) dan pengaruhnya dalam mengurangi penggunaan nutrisi pada budidaya edible flower secara hirdoponik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial terdiri dari dua faktorial yang dilakukan sebanyak tiga ulangan dimana faktor variasi jumlah nutrisi (A), dan variasi waktu pembangkitan (B) dengan kontrol tanpa menggunakan nanobubble namun dengan variasi nutrisi (Nutrisi 100% (A1B0) dan nutrisi 75% (A2B0)). Parameter yang dianalisis adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, jumlah bunga, dan panjang akar. Perlakuan bubbling oksigen frekuensi tinggi (8×30 menit/hari) dengan nutrisi 100% (A1B2) menunjukkan hasil terbaik pada semua parameter pertumbuhan, termasuk tinggi tanaman (14,83 cm), panjang daun (3,81 cm), jumlah daun (83 helai), panjang akar (10,30 cm), dan jumlah bunga (8 kuntum).
