INTEGRASI JARIMATIKA DAN PERMAINAN ULAR TANGGA AJAIB UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB AL QASMI WATAMPONE
DOI:
https://doi.org/10.21009/sinergi.v2i1.67678Keywords:
Numerasi, Tunagrahita, Jarimatika, Game-Based Learning, Ular Tangga AjaibAbstract
Rendahnya capaian numerasi anak tunagrahita masih menjadi persoalan serius dalam pendidikan inklusif, khususnya di Kabupaten Bone yang menurut Rapor Pendidikan 2024 berada di bawah 40% standar nasional. Kesulitan memahami operasi hitung dasar diperparah oleh terbatasnya media pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar visual-kinestetik. Tujuan program ini adalah meningkatkan kemampuan numerasi dasar anak tunagrahita melalui penerapan metode Jarimatika yang dipadukan dengan media permainan edukatif Ular Tangga Ajaib berbasis Game-Based Learning serta penguatan nilai budaya lokal Sipakario-rio. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan empat tahap, yaitu to know and to understand, to plan, to act, dan to change, dengan mitra utama SLB Al Qasmi Watampone dan subjek 13 siswa tunagrahita. Data diperoleh melalui observasi, pre-test, post-test, serta refleksi bersama guru. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman numerasi (80%), keterampilan berhitung (78%), dan motivasi belajar (85%). Guru juga memperoleh pengalaman baru dalam mengembangkan strategi pembelajaran inovatif dan interaktif berbasis permainan. Dengan demikian, integrasi metode Jarimatika dengan media Ular Tangga Ajaib terbukti efektif meningkatkan kemampuan numerasi anak tunagrahita sekaligus menciptakan suasana belajar yang kolaboratif, inklusif, dan menyenangkan, serta berpotensi direplikasi di sekolah luar biasa lainnya sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan inklusif yang berkualitas dan berkelanjutan.
