EVALUASI IMPLEMENTASI MONTESSORI APPROACH UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI DI SD INPRES 6/80 PAMMUSURENG: SEBUAH PENDEKATAN INOVATIF UNTUK PENDIDIKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN

Authors

  • Hasniar Hasniar Universitas Muhammadiyah Bone
  • Naimah Naimah Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Anita Ramadani Universitas Muhammadiyah Bone
  • Pebriani Pebriani Universitas Muhammadiyah Bone

DOI:

https://doi.org/10.21009/sinergi.v2i1.67679

Keywords:

Montessori, Pop-Up Book, Komunikasi Matematika, Numerasi

Abstract

Kemampuan numerasi dasar seperti mengenal angka, menghitung benda dan memahami konsep bilangan masih menjadi permasalahan utama bagi siswa kelas 1 dan 2 di SD Inpres 6/80 Pammusureng, Kabupaten Bone. Observasi menunjukkan sebagian besar siswa kesulitan mengenali simbol angka dan mengomunikasikan ide matematis sederhana. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan metode mengajar yang masih konvensional. Program ini menawarkan solusi melalui penerapan pendekatan Montessori yang dipadukan dengan media Pop-Up Book Mabbilang. Media tersebut dirancang dengan penerapan nilai budaya Bugis sehingga dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Metode pelaksanaan dilaksanakan dalam lima tahap pembelajaran aktif dan kontekstual, yaitu Who I’am, My Evironment Study, I Can Do It, My Future Is Bright , serta refleksi keberhasilan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi matematika siswa. Jika sebelum kegiatan hanya sedikit siswa yang mampu memahami numerasi dasar, setelah kegiatan sebagian besar siswa sudah dapat mengenali angka, menghitung benda dan menyampaikan kembali pemahamannya. Selain itu, motivasi belajar dan rasa percaya diri dan juga mengalami perkembangan positif. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis Montessori yang dikombinasikan dengan Pop-Up Book Mabbilang efektif untuk meningkatkan komunikasi matematika sekaligus memberikan pengalaman belajar yang inklusif, menyenangkan dan sesuai dengan konteks budaya lokal di daerah terpencil.

Downloads

Published

2026-05-04