PENERAPAN MOTIF POLENG BALI MENGGUNAKAN TEKNIK PATCHWORK UNTUK BUSANA READY-TO-WEAR GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.21009/sinergi.v2i1.67685Keywords:
Penerapan motif, motif poleng Bali, teknik patchwork, busana, generasi ZAbstract
Tujuan penelitian ini untuk memperoleh penilaian busana generasi z dengan menerapkan motif poleng Bali yang dibuat menggunakan teknik patchwork berdasarkan dimensi kualitas produk dan prinsip desain. Metode ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental One Shot Case Study. Penelitian ini menghasilkan lima produk busana ready-to-wear dengan motif poleng Bali yang sudah dibuat menggunakan teknik patchwork yang dinilai dengan rating scale, dan menggunakan media instrumen penelitian angket yang berisi 16 butir pernyataan yang diberikan pada lima panelis yang ahli pada bidangnya. Penilaian dilakukan menggunakan teori dimensi kualitas produk menurut Kotler dan Keller (2022) dan prinsip desain menurut Sanyoto (2019). Hasil penilaian secara keseluruhan berdasarkan dimensi kualitas produk yang terdiri dari indikator ciri, kesesuaian dan model, indikator model menempati peringkat tertinggi dengan perolehan skor 87,20% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan prinsip desain dengan indikator harmoni, keseimbangan dan proporsi, skor tertinggi diperoleh indikator harmoni dengan total skor 85% dengan kategori sangat baik. Produk dengan nilai tertinggi diperoleh desain satu dengan skor 86,50% dengan kategori baik. Sedangkan, nilai terendah diperoleh desain dua dengan skor 83,75% dengan kategori sangat baik.
