Spatial-Planning Strategies for Managing Tidal Flooding on the Northern Coast of Pekalongan City
DOI:
https://doi.org/10.21009/spatial.261.010Keywords:
Tidal Flooding, Land Subsidence, Groundwater Decline, Spatial Planning, Pekalongan CityAbstract
Kota Pekalongan merupakan wilayah pesisir di bagian utara Jawa Tengah. Kota Pekalongan merupakan wilayah yang rawan terhadap banjir rob. Banjir rob disebabkan oleh naiknya muka air laut akibat perubahan iklim dan pemanasan global serta menurunnya muka air tanah akibat eksploitasi air tanah. Upaya berupa rencana strategis dan penanganan yang tanggap sudah ada dan telah diimplementasikan dalam beberapa kebijakan. Penurunan tanah di Kota Pekalongan memerlukan penanganan lintas daerah, dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang sesuai kewenangannya masing-masing. Kompleksitas penanganan ini bertambah karena wilayah sungai yang melintasi Kota Pekalongan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, BAPPEDA Kota Pekalongan memegang peranan krusial sebagai koordinator perencanaan pembangunan, agar dapat mensinergikan berbagai pihak terkait demi efektivitas penanganan masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang tepat dan sesuai dalam penanganan banjir rob agar dampaknya tidak semakin meluas di kemudian hari di Kota Pekalongan.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dina Kartika Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
An author who publishes in the journal SPATIAL Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/






