Current Issue

Vol 9 No 2 (2020): JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 9 No 2 Oktober 2020
JPPP Vol.9, No.2 October 2020

JPPP hadir kembali melalui edisi terbaru di volume 9, No.2 tahun 2020. JPPP terbit pada saat istimewa dalam sejarah hari ini, yaitu saat pandemi Covid-19 melanda dunia. Berdasarkan pengamatan editor, hampir semua penerbitan jurnal, baik itu pada tingkat internasional atau nasional, mengalami kendala selama kondisi Pandemi. Nyaris semua editorial annoucement di penerbit-penerbit jurnal besar menyatakan bahwa kondisi Pandemi mempengaruhi waktu review dan tunggu penulis menjadi lebih panjang. Namun demikian, JPPP berusaha untuk dapat menghadirkan publikasi secara tepat waktu. Pada edisi kali ini juga, perubahan substansial dilakukan dalam tradisi penerbitan di JPPP, yaitu dengan menambahkan catatan editor (Editor's note) sebagai bagian dari publikasi. Hal ini jamak dilakukan pada jurnal-jurnal lain nya baik di dalam maupun di luar negeri.

Pada edisi kali ini JPPP menyajikan berbagai artikel beragam dan menarik dalam konteks psikologi pendidikan, psikologi kesehatan, industri dan sosial. Artikel pertama dari Jelpa Periantolo yang mengetengahkan tentang validasi skala sikap pada mata pelajaran sains dan matematika. Artikel di bidang psikologi sosial disajikan oleh Putri Swasti Rasmita tentang perundungan di dunia maya (Cyberbullying) ditinjau dari gaya kelekatan dan kontrol diri. Sementara dari kajian psikologi industri disumbangkan oleh Zakia Nurul Fitriana dengan artikel nya yang mengulas tentang Organizational Citizenship Behavior (OCB) dalam konteks organisasi sekolah dan status kerja para guru. Sementara pada kajian psikologi kesehatan, artikel dari Yolanda Candra Arintina tentang studi kasus psikoedukasi parenting di Puskesmas Keputih, Surabaya memberikan insight menarik tentang urgensi psikoedukasi berbasis layanan kesehatan masyarakat. Pada kajian psikometri, artikel menarik oleh Dewi Kumalasari memberikan pandangan segar tentang penggunaan analisa faktor dalam mengadaptasi skala resilensi akademik versi Indonesia. Dewi menggunakan pendekatan yang cukup Robust dengan mengkombinasikan model Exploratory Factor Analysis dan Confirmatory Factor Analysis pada data. Sementara artikel tentang bagaimana intensi dan minat wirausaha pada mahasiswa ditinjau dari 5 tipe kepribadian disajikan oleh Erik. Arikel terakhir ditulis oleh Mauna tentang bagaimana dukungan sosial dan resiliensi para orang tua dengan anak berkebutuhan khusus (ABK).

 

Published: 2020-10-20

Articles

View All Issues

 

Profil sitasi Google Scholar per Oktober 2020:

  • Jumlah sitasi : 178
  • h-index : 6
  • index i10 : 2