Membangun Peradaban Bangsa Melalui Religiusitas Berbasis Budaya Lokal

(Analisis Tradisi Palang Pintu Pada Budaya Betawi)

  • Dewi Anggraeni Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Dosen DPK Universitas Negeri Jakarta
  • Ahmad Hakam Universitas Negeri Jakarta
  • Izzatul Mardhiah Universitas Negeri Jakarta
  • Zulkifli Lubis Universitas Negeri Jakarta

Abstract

Indonesia is a multicultural country with a variety of the diversity has the potential to build a nation’s civilization based on knowledge of nationalism and local cultural values. In other side, the diversity that owned by Indonesian nation has the potential to split the unity specially when that implementation to broke tradition called by Islamic puritanism. Palang Pintu tradition in Betawi cultures is still preserving until now especially in wedding ceremony and has development at welcoming guests. The method of research is qualitative with ethnographic approach. The theory used of religion and culture. The results of this research show that the tradition of Palang Pintu in Betawi Cultures has contain of Islamic values. The values of religiosity in that tradition are such as glorifying the Prophet Muhammad, Silaturrahmi, Protecting with Silat, Manners. Local culture can build a civilization where the human as the actors of the builder civilization are be able to formulate a system of values contained in the tradition. So Far local culture can build national civilization when the local culture is formulating as the ontological level of culture.

Keywords: Local Culture, Palang Pintu, Religiosity

Abstrak

Indonesia merupakan Negara majemuk dengan berbagai keanekaragaman memiliki potensi dalam membangun peradaban bangsa yang didasari pada pengetahuan wawasan kebangsaan serta nilai-nilai budaya local. Disisi lain, keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia memiliki potensi yang dapat memcah belah persatuan dan kesataun khususnya ketika anti tradisi melalui puritanisme Islam. Palang Pintu merupakan salah satu budaya Betawi yang hingga saat ini masih dilestarikan pada acara mantenan dan pada perkembangannya digunakan pada penyambutan tamu secara adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai religiusitas yang terdapat pada tradisi Palang Pintu yang dapat dikembangkan dalam membangun peradaban. Dengan pendekatan teori Agama dan Budaya. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan jenis etnografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tradisi Palang Pintu pada Budaya Betawi kayak akan nilai-nilai religious yang bersumber dari ajaran Islam. Nilai-nilai religiusitas tersebut seperti memuliakan nabi Muhammad Saw, Silaturrahmi, Melindungi diri atau menjaga diri, Sopan santun. Selanjutnya budaya local dapat membangun peradaban sejuah mana manusia sendiri sebagai pelaku budaya dan pembangun peradaban tersebut mampu memformulasiakan system nilai yang terdapat dalam tardisi.budaya local dapat dapat membangun peradaban bangsa ketika budaya local tersebut diformulasikan pada tataran ontologis budaya.

Kata kunci: Budaya Lokal, Palang Pintu, Religiusitas

References

Budiyanto. (2017). Pengantar Pendidikan Inklusif Berbasis Budaya Lokal. Jakarta: Penamedia Grup.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1991). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Balai Pustaka.
Fadl, Khaled Abou El. The Great Theft: Wrestling, Islam from the Extremists. New York AS: Harper Collins Publisher, 2005.
Habibullah. Seren Taun Pedepokan Giri Jaya. Jakarta: Mata Aksara, 2018.
Mulyana, Rohmat. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta, 2004.
Permana, Cecep Eka, and Dkk. “Rupa Gaya Rasa Betawi.” Universitas Indonesia, 2010.
Pratiwi, Pajar. “Tindak Tutur Komunikasi Pada Upacara Pernikahan Adat Betawi.” Universitas Komputer Indonesia, 2014.
Roswita, Dewi. “Tradisi Buka Palang Pintu : Transformasi Tradisi Upacara Menuju Komoditas.” Universitas Indonesia, 2013.
Spradley, James P. Metode Etnografi. Edited by II. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2007.
Stark, R., & Glock, C. Y. (1970). American Piety The Nature of Religious Commitment.
Subalidinata. (1990). Bersih Desa dan Cerita Sadana. Yogyakarta.
Sukidin, & Dkk. (2003). Pengantar Ilmu Budaya. Surabaya: Insan Cendekia.
Suswandari. Kearifan Lokal Etnik Betawi. Jakarta: Pustaka Pelajar, 2017.
Wibowo, J. Indowan Seto Wahyu. Representasi Terorisme Di Indonesia Dalam Pemberitaan Media Massa:Kritik Pemberitaan Terorisme Pada Koran Tempo 2010. Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2014.
Published
2019-01-31
How to Cite
Anggraeni, D., Hakam, A., Mardhiah, I., & Lubis, Z. (2019). Membangun Peradaban Bangsa Melalui Religiusitas Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Studi Al-Qur’an, 15(1), 95 - 116. https://doi.org/10.21009/JSQ.015.1.05

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>